DONGGALA | Sangkakala TV –
Desa Talaga kecamatan Dampelas jumlah penduduknya 2992 jiwa dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) 815.
Secara administrasi objek wisata Danau Talaga terletak di Desa Talaga Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala Provinsi Sulteng ini ramai dikunjungi warga yang akan menghabiskan liburan.
Desa Talaga tempat Ceria untuk bermukim. Nama Talaga diambil dari kata DANAU yang ada di desanya, dalam bahasa daerah kata danau adalah Talaga.
Desa Talaga memilik hutan yang pemandangan alamnya indah dan membuat kesan yang cukup terpesona.
Warga sekitar danau talaga menyebutnya Hano Talaga, yang terletak di bawah kaki Gunung Sitangke.
Sumber penghidupan masyarakat Desa Talaga adalah perkebunan, yakni ; kelapa, cengkeh dan coklat sebagai salah satu. Tanaman kelapa merupakan perkebunan terbesar masyarakat Desa Talaga.

Danau Talaga yang Jarak perjalanan dari Palu ke Danau Talaga bisa menempuh jarak kurang lebih 3 jam, dengan kedalaman Danau sekitar 75 meter dengan luas 500 hektar, serta dikelilingi bukit dan gunung yang sangat indah mempesona, jelas Mualim Rasulu.
Lebih lanjut Mualim Rasulu menjelaskan Danau Talaga ini dapat menghasilkan, seperti ikan mujair, ikan mas dan ikan sindak, ini merupakan sumber mata pencaharian masyarakat dengan cara memancing. Kini Danau Talaga hanya bisa dipandang mata, sejauh mata memandang tanpa ada pengunjung.
Semenjak pandemi Covid-19, pengunjung sepi dan nyaris tidak ada. Sebelumnya danau Talaga ini selalu banyak pengunjung, apa lagi hari liburan bisa mencapai ratusan lebih, baik para wisata lokal maupun dari kota Palu bahkan wisata manca negara, ucap Mualim Rasulu,
Kades PJ.Mualim Rasulu mengajak awak media untuk melihat secara langsung keberadaan Danau Talaga, beliau mengatakan, inikan pas hari Minggu. . . .hari libur, bapak lihat sendiri pengunjung hanya 5 orang, itupun satu keluarga.
Jadi dermaga wisata kami akan meremajakannya kembali dan Kayu untuk merenovasi dermaga sudah di siapkan tinggal eksennya,sumber dananya pun dari swadaya masyarakat Desa Talaga.
Danau Talaga ini kata Pak Mualim Rasulu, airnya bermuara ke laut tapi tidak tembus ke laut namun airnya hanya lewat di karang karang batu melalui bawah kaki gunung tembus di pantai Bambarano, salah satu Deksinasi Wisata pantai pasir putih terbaik di Desa Sabang kecamatan Dampelas, sejatinya Danau Talaga tidak tembus ke laut langsung,karena di kelilingi bukit bukit, terangnya.
Saya berharap kepada pemerintah daerah Kabupaten Donggala, provinsi Sulawesi Tengah dengan Gubernur yang baru cerdas dan kuat serta punya imajinasi tinggi untuk memajukan Sulawesi tengah yang berkembang dan sejahtera, yakni Bapak H. Rusdi Mastura mantan ketua DPRD kota palu 2 periode, mantan Wali kota Palu 2 periode, “tegas Mualim Rasulu.

Berharap Gubernur dan pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dapat memperhatikan kemajuan Sulawesi Tengah secara khusus, karena Danau Talaga ini lah yang menjadi AIKON kebanggaan oleh Kabupaten Donggala maupun masyarakat Sulawesi Tengah untuk bisa di kembangkan lebih maju lagi seperti Danau Toba di Sumatra Utara, Danau Singkarak di Sumatra Barat dan yang lainnya, kami tentunya sangat berharap terutama segi keamanan, kenyamanan, ketentraman dan kedamaian lebih di tingkatkan dan diperketat demi masyarakat Talaga, agar para wisata Domistik maupun mancanegara yang datang untuk berkunjung ke wisata Danau Talaga bertambah”Harap Mualim Rasulu.
Alhamdulillah sebelum Covid-19 kami sering mengadakan festival dan perlombaan di Danau Talaga, ya dua tahun ini tidak ada lagi.
Hal yang lain PJ. Mualim Rasulu menuturkan, untuk pendidikan cukup lumayan ada lulusan sarjana S1,S2 dan ada juga 1 orang lulusan S3, dan rata-rata tamatan SMA Sederajat, bahkan masyarakat yang sudah remaja dan anak anak sangat agamais tekun dalam menjalankan ibadah dan berkehidupan masyarakatnya sangat harmonis dan bersyahaja, kata Pj.Kades Talaga Mualim Rasulu.
Lanjut Kades, APDes bersumber dari ADD Rp 400 jutaan dan DD Rp 900 juta, yang diakumulasi sekitar kurang lebih Rp 1,7 Miliar, jelas PJ Kades Talaga Mualim Rasulu.SAp saat ditemui salah satu awak media Sangkakala tv- di rumah kediamannya yang sederhana, pada hari Minggu 08-08-2021.
Sedangkan untuk bantuan kemiskinan yakni bantuan BLT,PKH, Bansos 400 lebih, secara keseluruhan sudah disalurkan secara langsung dan yang berhak menerima tentu orang yang betul-betul berkehidupan yang sangat memperihatinkan, “ujar Mualim.
Sementara untuk pembangunan belum ada karena masih fokus di Covid-19 namun kami selalu menghimbau baik melalui sosialisasi, di masjid-masjid dan bahkan di tempat pesta selalu kami ingatkan untuk tetap mematuhi Prokes seperti pakai masker, cuci tangan di air mengalir dan jaga jarak, dan kami juga berharap virus Covid-19 segera berlalu dan ekonomi tetap berjalan dengan baik serta Danau Talaga bisa ramai kembali, ujar pegawai kecamatan Dampelas kini PJ.Kades Talaga Mualim Rasulu,SAp. (Hard)








