TUHAN PENGHARAPAN KITA (YEREMIA 17:12-18)

- Redaktur

Minggu, 16 Februari 2025 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bekasi, Jabar || Sangkakala 7
Mimbar Agama Kristen :
Pdt. Lundu H.M. Simanjuntak Pendeta HKBP Ressort Bojong Menteng Kota Bekasi

Salam bahagia saudaraku yang dikasihi Tuhan Yesus !

Saudaraku, begitu kita masuk ke minggu Septuagesima, maka kita diperhadapkan ke penantian masa paskah. Kitapun mulai masuk ke situasi penderitaan dalam rangka menuju ke hari Paskah. Minggu Septuagesima juga merupakan peringatan akan adanya masa penggianatan serta keharusan bagi umat untuk berbalik kepada Tuhan.

Siapa yang hidupnya tidak sejalan dengan Firman Tuhan pasti akan dihukum. Untuk itu tidak ada cara lain kecuali bertobat agar memperoleh pengampunan.

Saudaraku, Kitab Yeremia adalah kitab yang banyak mengisahkan penderitaan Yeremia sebagai seorang nabi. Pekerjaan yang diberikan Tuhan kepadanya sangat berat.

Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat engkau atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam.” (1:10). Tetapi engkau ini, baiklah engkau bersiap, bangkitlah dan sampaikanlah kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadamu. Janganlah gentar terhadap mereka, supaya jangan Aku menggentarkan engkau di depan mereka! (17).

Kehidupan bangsa Israel sungguh telah jauh dari Tuhan dan benar-benar bobrok. Kehancuran bangsa Israel telah di depan mata

Itulah yang dilakukan oleh Yeremia, menegur bangsa Israel agar mau bertobat. Jika mereka terus hidup dengan menyembah berhala maka kehancuran Israel sebagai hukuman atas dosa mereka pasti terjadi.

Saudaraku, ingat dan ketahuilah bahwa kenyataannya bangsa Israel tidak dapat menerima teguran Allah yang disampaikan nabi Yeremia. Mereka meresponnya dengan hati yang panas dan mengejek bahkan merencanakan untuk membunuh Yeremia.

Sungguh Nabi Yeremia bergumul dalam penderitaan dan berseru kepada Tuhan. Seruan ini disebut dengan ratapan nabi Yeremia.

Yeremia tetap kuat dan tidak mundur untuk menyampaikan Firman Allah. Yeremia sangat yakin akan pertolongan Tuhan sehingga ia hanya berpengharapan kepada Tuhan.

Ketahuilah saudaraku, bahwa ternyata Allah berjanji akan memberkati setiap orang yang mengandalkanNya. Oleh karena itu, marilah saudaraku, sebesar apapun penderitaan yang kita alami karena kesetiaan kita kepada Tuhan, jangan menyerah.

Teruslah yuk, berpengharapan kepada Tuhan, maka kita akan menikmati berkat dan damai sejahtera dari Allah.

Dibalik penderitaan kita akan memperoleh keselamatan dan kehidupan.Sebaliknya, Dia akan menghukum umat yang tidak setia dan melanggar segala ketetapan yang telah difirmankanNya.

Apakah kita akan menjadi umat yang mengasihi Dia ataukah kita menjadi umat yang tidak setia kepada-Nya ?

Saudaraku, marilah kita terus hidup dengan mengandalkan Tuhan, dengan demikian, kita akan menikmati berkat dan damai sejahtera dari Tuhan, Amen.

Facebook Comments Box

Penulis : R-002

Editor : Priyatna

Berita Terkait

*Binroh Nasional Polri, Dai Kamtibmas Polres Parimo Aiptu Zulham Ditunjuk Jadi Penceramah*
TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas
STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE
Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung
Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi
WABUP TAPTENG AJAK PEMUDA MAKMURKAN MASJID
Peringatan 1 Muharram, Pemkab Deli Serdang Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Penguat Persatuan
Kafilah Deli Serdang Raih Peringkat III MTQ Sumut ke-40
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

*Binroh Nasional Polri, Dai Kamtibmas Polres Parimo Aiptu Zulham Ditunjuk Jadi Penceramah*

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:01 WIB

TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:41 WIB

STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE

Senin, 20 Juli 2026 - 20:18 WIB

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung

Senin, 20 Juli 2026 - 09:26 WIB

Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi

Berita Terbaru