PENJAGAAN KAWASAN PUNCAK BOGOR DI PERKETAT, SAAT LIBURAN 17 AGUSTUS.

- Redaktur

Senin, 16 Agustus 2021 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR | Sangkakala TV- Kawasan Puncak di Bogor menjadi primadona wisata saat weekend atau tanggal merah. Pada saat momen 17 Agustus, penjagaan akan diperketat.

Menjelang sehari setelah akhir masa PPKM hari Senin (16/8), Indonesia akan merayakan Hari Kemerdekaan yang jatuh pada hari Selasa, 17 Agustus 2021. Pengetatan penjagaan disebut akan dilakukan di kawasan Puncak.

“Untuk penjagaan kami (Polres Bogor) Senin sampai Minggu. Hari libur kita lebih ketat lagi mengantisipasi jumlah pengunjung yang lebih dari biasanya, ” pungkas Iptu Dicky Pranata, Kasatlantas Polres Bogor di simpang Gadog, Minggu (15/8/2021).

Diungkapkan olehnya, Polres Bogor akan mendobelkan personilnya di momen spesial 17 Agustus mendatang.
Tujuannya adalah untuk memastikan agar prokes tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Untuk liburnya sendiri kami selalu bersiap setiap hari untuk pengamanan di jalur. Biasa 80 personil, sekarang 120. Kalau personil digabung bisa 200,” tuturnya.

Iptu Dicky juga mengaku, kalau pihaknya tak lagi melakukan penyekatan seperti masa PPKM darurat. Namun, diganti dengan pemeriksaan.

“Jadi kami melakukan pemeriksaan berupa surat vaksin dan swab antigen, wajib, ” tegasnya.

Barangsiapa yang tak dapat menunjukkan sertifikat vaksin serta surat negatif antigen yang masih berlaku, (minimal 7 hari sebelum) akan diputar balik. Wisatawan juga diimbau untuk tidak bepergian, kecuali untuk urusan mendesak atau darurat.

Untuk tren yang terjadi di kawasan puncak selama PPKM, Iptu Dicky menyebut bahwa banyak wisatawan yang menerapkan sistem pulang pergi.

Dominasi banyak pulang pergi. Mereka datang pagi, malamnya pulang. Hotel juga belum bisa buka banyak, kapasitasnya masih terbatas, ” tutupnya.

Bogor sendiri saat ini sudah turun status dari zona merah ke zona oranye. Hanya tetap, masyarakat diimbau tidak bepergian kecuali mendesak. (Heri)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Wabup Toba : Sektor Pariwisata Harus Melakukan Inovasi dan Berbenah di Kawasan Danau Toba
Wisata Curug Cikondang Cianjur, Air Terjun Eksotis yang Menawan dan Bikin Takjub Pengunjung
Pura Parahyangan Agung Jagatkarta, Simbol Keharmonisan Budaya dan Spiritualitas di Kaki Gunung Salak ‎
Jalan Bojong Rangkas Ciampea Ditutup Sementara, Perbaikan Longsor Masih Berlangsung ‎
Pesona Alam Jalan Pasir Maung Cijayanti Sentul, Destinasi Tersembunyi yang Memikat di Bogor
Sensasi Uji Nyali di Atas Kaca! Bogor Segera Punya Jembatan Transparan dengan View Gunung Salak–Pangrango
Pesona Puncak Pass, Surga Wisata di Perbatasan Bogor–Cianjur
Kebun Raya Bogor Tetap Jadi Primadona Wisata, Diminati Turis Lokal hingga Mancanegara
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:52 WIB

Wabup Toba : Sektor Pariwisata Harus Melakukan Inovasi dan Berbenah di Kawasan Danau Toba

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:54 WIB

Wisata Curug Cikondang Cianjur, Air Terjun Eksotis yang Menawan dan Bikin Takjub Pengunjung

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:10 WIB

Pura Parahyangan Agung Jagatkarta, Simbol Keharmonisan Budaya dan Spiritualitas di Kaki Gunung Salak ‎

Senin, 4 Mei 2026 - 17:45 WIB

Jalan Bojong Rangkas Ciampea Ditutup Sementara, Perbaikan Longsor Masih Berlangsung ‎

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:29 WIB

Pesona Alam Jalan Pasir Maung Cijayanti Sentul, Destinasi Tersembunyi yang Memikat di Bogor

Berita Terbaru

Pemerintahan

303 Pramuka Deli Serdang Siap Berlaga di Jambore Daerah Sumut 2026

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:04 WIB

Pemerintahan

Perkuat Sinergi, Wujudkan Pemerintahan Berintegritas

Selasa, 7 Jul 2026 - 17:57 WIB