Pegawai PLN Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Sibolga

- Redaktur

Rabu, 7 Mei 2025 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Proses evakuasi korban yang disaksikan oleh warga Aek Manis, Kota Sibolga, Rabu (7/5/2025). (Sangkakala 7/ist)

Sibolga, Sumut || Sangkakala 7
Seorang pegawai Perusahaan Listrik Negara (PLN) UP3 Sibolga ditemukan tewas di kamar kosnya, di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Aek Manis, Kota Sibolga pada Rabu (7/5/2025) sekira pukul 10.00 WIB.

Sebelumnya, warga sekitar tidak mengetahui peristiwa tersebut, sampai pihak kepolisian dan ambulans mendatangi rumah kos bertingkat berwarna kuning itu.

“Kita gak tahu kalau ada yang meninggal, tiba-tiba datang polisi dan ambulans membawa jenazah ke RSU FL Tobing,” ujar seorang warga berinisial LN.

Kedatangan polisi dan ambulans sempat mengundang perhatian warga sekitar maupun pengendara yang melintas, hingga menimbulkan kemacetan arus lalu lintas.

Kasi Humas Polres Sibolga, Iptu Suyatno, membenarkan penemuan mayat dalam kamar kos yang terletak di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Aek Manis.

Suyatno menuturkan, korban bernama Muhammad Ibnu Sholeh (33), warga Kelurahan Rengas Pulau Linkungan 24, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Karyawan BUMN PT PLN (Persero) UP3 Sibolga itu diduga meninggal karena sakit.

“Istri korban yang berdomisili di Medan menelpon salah satu rekan kerjanya, Eko Wibowo, sebab handphone korban tidak aktif. Dikarenakan korban tidak masuk kerja hari ini, maka rekannya yang bernama Hartadi menyambangi ke kamar kosnya,” ungkap Suyatno.

“Ditemani oleh dua rekannya yang lain, Hartadi menggedor pintu kamar namun tidak ada jawaban. Setelah mendapat izin dari penjaga kos, mereka bersama-sama mendobrak pintu secara paksa dan ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” timpal Suyatno.

Lebih lanjut disampaikan, dari tempat kediaman korban, polisi mengamankan sejumlah barang. Hasil pemeriksaan visum bagian luar yang dilakukan oleh Dokter Spesialis Autopsi Rumah Sakit FL Tobing Sibolga, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil visum, pada tubuh korban tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik. Diduga korban meninggal dikarenakan sakit,” tumpalnya.

Suyatno kuga meyebutkan, pihak keluarga tidak merasa keberatan, dan telah membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi. Selanjutnya jenazah dibawa ke rumah duka di Kota Medan.

Facebook Comments Box

Penulis : Dzulfadli Tambunan

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Berita ini 225 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Senin, 14 September 2026 - 22:25 WIB

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎

Berita Terbaru