“Lihatlah Putrimu ini, Kini Butuh Orang Tua, Butuh Makan, Butuh Kasih Sayang”

- Redaktur

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto : Syifa Berbaring di Rumah Sakit, Bayi yang dilantarkan Ibunya diatas Kapal Pelni Agua Mas, sedang berlayar dari Pelabuhan Tonongtaka Nunukan menuju Pelabuhan Parepare, 15 tahun lalu.

Sangkakala 7 || Bulukumba, Sulsel
Mengingatkan tragedi 15 tahun silam di Kapal Pelni Agua Mas, kapal berlayar dari Pelabuhan Tonongtaka Nunukan menuju pelabuhan Parepare, seorang perempuan melahirkan anak bayi perempuan yang begitu cantik, dibantu oleh dukun beranak bernama ibu Rajakati.

Bayi cewek ini di beri nama oleh Ibu Rajakati bernama Syifa, sayangnya Syifa ini tak seberuntung dengan Syifa yang lain. Syifa ini hanya satu malam bersama ibunya, setelah kapal sandar dan penumpang semua pada turun, Bayi yang malang ini di tinggal diatas kapal dan mamanya tidak tau entah kemana dan siapa nama orang tuanya.

Bayi malang ini diambil oleh ibu Rajakati dan di bawa pulang ke kampungnya di Tanah Herlang, tetapi maaf saya belum tau Herlang mana.

Setelah sampai di kampungnya Ibu Rajakati, bayi ini malah dia serahkan besangnya yang tinggal di Bulukumba Kota.

Jadi kakek inilah yang merawat Syifa hingga usianya kini 15 tahun. Nasib Syifa tidak sampai disitu, Syifa yang sudah beranjak Remaja, saat ini keadaan nya sedang “Sakit Tampa Adminduk, Tanpa keluarga.”

Relawan kemanusiaan Bulukumba bersama PSC Kabupaten Bulukumba membawa dia kerumah sakit.

Relawan menghimbau kepada seorang Ibu yang merasa pernah melahirkan dan meninggalkan anaknya diatas Kapal Pelni Agua Mas, sedang berlayar dari Pelabuhan Tonongtaka Nunukan menuju Pelabuhan Parepare, “Lihatlah Putri mu ini, Kini butuh orang tua, butuh makan, butuh kasih sayang, karena kakek yang merawat dia sudah pikun dan tak bisa bekerja lagi.”

“Tunjukkanlah hati seorang ibu, Anakmu sekarang terlantar dan Sakit.”

Relawan Kemanusiaan Bulukumba
085256574568

Facebook Comments Box

Penulis : AFD

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan
Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter
Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Berita Terbaru