Sangkakala 7 || Kabupaten Bogor, Jabar
Insiden kebocoran ban massal yang terjadi di ruas Jalan Tol Jagorawi arah Bogor akhirnya menemukan titik terang. Pihak kepolisian memastikan penyebab utama kejadian tersebut bukan karena benda tajam seperti paku, melainkan kerusakan pada permukaan jalan.
Kepala Induk PJR Tol Jagorawi, Akhmad Jajuli, menjelaskan bahwa insiden dipicu oleh aspal yang mengelupas di KM 17. Kondisi tersebut membuat permukaan jalan menjadi tidak rata dan berpotensi merusak ban kendaraan yang melintas dengan kecepatan tinggi.
“Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan adanya aspal yang mengelupas di KM 17, sehingga memicu pecah ban pada sejumlah kendaraan,” ujarnya.
Sementara itu, pihak pengelola tol melalui Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan. Kami langsung melakukan pemeriksaan di lapangan guna mengidentifikasi penyebab pecahnya beberapa ban pengguna jalan,” kata Alvin.
Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan penanganan cepat dengan menambal sementara titik-titik perkerasan jalan yang mengalami kerusakan. Selain itu, Jasamarga juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan kondisi jalan kembali aman dilalui.
Langkah antisipasi juga dilakukan dengan pembersihan area jalan untuk menghindari kemungkinan adanya paku atau benda tajam lain yang dapat memperparah kondisi.
Di sisi lain, petugas di lapangan terus melakukan patroli sepanjang ruas Tol Jagorawi untuk memberikan bantuan kepada pengguna jalan yang terdampak. Layanan derek serta bantuan penggantian ban juga disiagakan guna mempercepat penanganan kendaraan yang mengalami kendala.
Pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati, menjaga kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima saat melintas di jalan tol, terutama di titik-titik yang tengah dilakukan perbaikan.
Penulis : Heri
Editor : Priyatna








