Wartawan Tebo Sepakat Gelar Aksi Demo Usai Dilarang Liput Rakor Karhutla oleh Sekda

- Redaktur

Jumat, 30 Mei 2025 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Tebo, Jambi || Sangkakala 7
Sejumlah wartawan di Kabupaten Tebo dari berbagai organisasi pers menggelar rapat konsolidasi (Rakon) buntut dari pelarangan peliputan Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang digelar di ruang rapat Sekda Tebo.

Rakon digelar di Rumah Seni Budaya Tebo, pada kamis malam, 29 Mei 2025, dan menghasilkan keputusan bahwa wartawan sepakat akan menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk protes terhadap tindakan Sekda tersebut.

Pelarangan peliputan yang disampaikan ajudan Sekda Tebo itu memicu kekecewaan mendalam di kalangan jurnalis, Mereka menilai tindakan tersebut bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan prinsip keterbukaan informasi publik.

Wartawan yang hendak meliput Rakor Karhutla pada Selasa (28/05/2025) lalu terpaksa meninggalkan lokasi setelah dilarang masuk ke dalam ruang rapat tanpa penjelasan resmi,
Dalam rapat konsolidasi yang dihadiri sejumlah wartawan liputan Tebo ini, para jurnalis menyatakan bahwa tindakan Sekda telah merusak hubungan kemitraan antara pemerintah dan insan pers.

Mereka menilai, Rakor Karhutla adalah agenda penting yang seharusnya terbuka untuk diliput karena menyangkut keselamatan masyarakat dan penanganan bencana.

Ini bukan hanya soal dilarang masuk. Ini soal prinsip dasar demokrasi. Wartawan bekerja untuk publik, dan informasi soal penanggulangan Karhutla bukan rahasia negara,” ujar Syahrial, salah satu jurnalis yang hadir dalam rakon tersebut.

Sebagai bentuk sikap tegas, wartawan sepakat akan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Tebo dalam waktu dekat, Aksi tersebut akan membawa sejumlah tuntutan, termasuk permintaan maaf terbuka dari Sekda Tebo serta jaminan tidak akan ada lagi pembatasan terhadap kerja jurnalistik di lingkungan Pemkab Tebo, tambah Sahriyal.

Selain itu, para wartawan juga mendesak agar Pemerintah Kabupaten Tebo segera menyusun pedoman keterbukaan informasi yang menjamin akses pers terhadap kegiatan pemerintahan. Para wartawan juga meminta DPRD Tebo memanggil Sekda untuk memberikan klarifikasi terbuka kepada publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Sekda Tebo terkait pelarangan tersebut.
Sementara itu, Konsolidasi Wartawan Tebo menyatakan bahwa aksi akan tetap digelar sebagai bentuk perlawanan terhadap segala bentuk pembungkaman pers di Kabupaten Tebo, tutup Sahriyal.

Facebook Comments Box

Penulis : Suherman Sitanggang

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Pemkab Toba Sambut Baik Kehadiran Solidaritas Pers Indonesia
Pembinaan dan Evaluasi Desa Percontohan TP PKK Kabupaten Humbang Hasundutan
Di Rumah Duka Simangulampe, Bupati Oloan Hadir Berbagi Penghiburan dengan Keluarga
Rutan Kelas IIB Humbahas Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-81 RI
Pemkab Humbahas Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Parlilitan, Wujud Kepedulian terhadap Warga Terdampak
Pemkab Tapteng Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Sirandorung
Pemerintah Humbahas Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Puting Beliung di Doloksanggul
Sambut HUT ke-23 Humbahas, Bupati Kunjungi Dusun Sibual yang Terisolasi di Kecamatan Paranginan
Berita ini 34 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:29 WIB

Pemkab Toba Sambut Baik Kehadiran Solidaritas Pers Indonesia

Kamis, 3 September 2026 - 16:39 WIB

Pembinaan dan Evaluasi Desa Percontohan TP PKK Kabupaten Humbang Hasundutan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Di Rumah Duka Simangulampe, Bupati Oloan Hadir Berbagi Penghiburan dengan Keluarga

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Rutan Kelas IIB Humbahas Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-81 RI

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Pemkab Humbahas Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Parlilitan, Wujud Kepedulian terhadap Warga Terdampak

Berita Terbaru