Foto : Dapur umum Dinsos Tapteng untuk memastikan kebutuhan konsumsi dasar para pengungsi dapat terpenuhi dengan baik. (Sangkakala 7/ist)
Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Pemkab Tapteng melalui Dinas Sosial bergerak cepat menangani warga terdampak banjir di Kelurahan Sipange dan Desa Bonalumban, Kecamatan Tukka.
Dinas Sosial Tapteng langsung membuka posko dapur umum di Aula Gereja HKBP Sipange, Sabtu (18/7/2026).
Kadis Sosial Tapteng, Mariati Simanullang mengatakan, banjir yang terjadi akibat curah hujan yang tinggi mengakibatkan luapan air menggenangi permukiman warga.
Berdasarkan data pendataan sementara, sebanyak 67 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 223 jiwa terdampak banjir, telah dievakuasi ke Aula Gereja HKBP Sipange sebagai lokasi pengungsian utama.
Kondisi tersebut, Dinas Sosial Tapteng bersama Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Pemerintah Kecamatan Tukka, Pemerintah Kelurahan Sipange, TNI, Polri serta unsur terkait lainnya bersinergi melakukan penanganan darurat.
Selain mengevakuasi warga ke lokasi yang aman, posko dapur umum didirikan untuk memastikan kebutuhan konsumsi dasar para pengungsi dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Mariati, Minggu (19/7/2026).
Pada Minggu pagi, petugas yang didukung oleh personel TNI dan Polri mendistribusikan langsung sarapan pagi serta makan siang kepada warga di lokasi pengungsian.
Tidak hanya itu, kebutuhan konsumsi untuk makan malam juga telah disediakan di posko pengungsian.
Bantuan makanan ini disalurkan secara berkala, sekaligus menjadi bekal energi bagi warga yang mulai kembali ke rumah masing-masing, untuk melakukan pembersihan pasca-surutnya air.
Hingga saat ini, kondisi para pengungsi dilaporkan dalam keadaan aman dan kebutuhan dasar logistik terus dipenuhi secara berkala.
Dinas Sosial bersama TAGANA dan instansi terkait lainnya tetap menyiagakan personel di lapangan, untuk melakukan pemantauan intensif serta memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat yang terdampak banjir.
l
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna







