Direktur TSTH2 Paparkan “Outline” Visi-Misi, Fasilitas, Strategi Riset, Hilirisasi, Komoditas Riset dan Program TSTH2

- Redaktur

Jumat, 11 Juli 2025 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Humbahas || Sangkakala 7
Direktur TSTH2 (Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura) Prof Sri Fatmawati paparkan “Outline” TSTH2 di hadapan Ketua DEN (Dewan Ekonomi Nasional) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati di lokasi TSTH2 Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumut, Jumat 11/07/ 2025.

Outline yang dipaparkan terkait visi misi, fasilitas, strategi riset dan hilirisasi, komoditas riset dan program TSTH2.

Kehadiran Ketua DEN (Dewan Ekonomi Nasional) Luhut Binsar Pandjaitan dan rombongan disambut Wagubsu H. Surya, Bupati Humbahas Dr. Oloan P Nababan, SH, Wakil Bupati Humbahas Junita Rebeka Marbun, Danrem Kolonel Inf Jansen P. Nainggolan, Wakil Bupati Taput Dr. Deni Lumbantoruan, Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus, Wakapolres Humbahas Kompol Muslim Amin dan lainnya.

Prof Fatmawati mengatakan, TSTH2 memiliki visi menjadi pusat riset herbal hortikultura terdepan di Indonesia yang menghasilkan inovasi dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Fatmawati juga sangat mengharapkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mencapai tujuan TSTH2.

Prof Sri Fatmawati mengatakan kehadiran TSTH2 ini punya potensi yang sangat besar yang bisa diberdayakan dan dimanfaatkan. TSTH2 nantinya bisa menghasilkan bibit unggul pertanian dalam upaya ketahanan pangan di Indonesia.

Selain itu, Prof Sri Fatmawati juga memaparkan visi TSTH2 yaitu menjadi pusat riset herbal hortikultura terdepan di Indonesia yang menghasilkan inovasi dan teknologi berdaya saing global, berkelanjutan dan berdampak sosial.

Dengan misinya mengembangkan benih herbal dan holtikultura yang memenuhi standar internasional dan ramah lingkungan. Membangun fasilitas riset terintegrasi untuk pengembangan teknologi pascapanen herbal berkelanjutan.

Meningkatkan kolaborasi dan koordinasi antara lembaga riset, universitas, pemerintah dan industri. Mengembangkan prioritas riset herbal nasional dan global dengan mempertimbangkan keberlanjutan. Kemudian menghasilkan inovasi dan tehnologi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan lingkungan.

Facebook Comments Box

Penulis : Charles Sihombing

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Operasi Terpadu Dishub Digelar di Depan BTM, Angkutan Umum Kota Bogor Diperiksa Ketat
Pemkab Bogor Mulai Tata Jalur Puncak Ruas Gadog–Megamendung, Fokus Atasi Kemacetan
Damkar Kabupaten Bogor Unjuk Gigi di NFSC 2026 Palembang
Bapenda Kabupaten Bekasi Tertibkan Pajak Reklame dan Awasi Pajak Hiburan
Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi Iwan Ridwan : Sinergi antara Pemerintah Daerah dan PLN Berjalan Efektif dan Memberikan Dampak Nyata
Jalan Bomang Jadi Sorotan, Bupati Rudy Susmanto: Flyover Bomang Bakal Dilelang Tahun Ini
Pembangunan JPO Estetik di Cibinong Bogor Capai Progres Signifikan, Siap Jadi Ikon Baru
118 Unit Huntap Tahap I Selesai Dibangun, Pemkab Tapteng Lakukan Pengundian
Berita ini 18 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:25 WIB

Operasi Terpadu Dishub Digelar di Depan BTM, Angkutan Umum Kota Bogor Diperiksa Ketat

Rabu, 29 April 2026 - 19:22 WIB

Pemkab Bogor Mulai Tata Jalur Puncak Ruas Gadog–Megamendung, Fokus Atasi Kemacetan

Rabu, 29 April 2026 - 19:15 WIB

Damkar Kabupaten Bogor Unjuk Gigi di NFSC 2026 Palembang

Rabu, 29 April 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tertibkan Pajak Reklame dan Awasi Pajak Hiburan

Rabu, 29 April 2026 - 07:15 WIB

Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi Iwan Ridwan : Sinergi antara Pemerintah Daerah dan PLN Berjalan Efektif dan Memberikan Dampak Nyata

Berita Terbaru