Pria 39 Tahun Ditemukan Tewas di Selokan Beringin Jaya, Polisi Duga Terjatuh Saat Penyakit Kambuh

- Redaktur

Senin, 27 April 2026 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Parigi Moutong, Sulteng
Warga Dusun II, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Bolano, dikejutkan dengan penemuan sesosok pria dalam kondisi tidak bernyawa di dalam selokan, Senin pagi (27/4/2026). Korban diketahui bernama Rustam (39), ditemukan dalam posisi tengkurap sekitar pukul 06.40 WITA.

Peristiwa tersebut segera menarik perhatian warga sekitar. Aparat desa bersama unsur TNI-Polri dan masyarakat setempat bergerak cepat melakukan evakuasi. Sekitar pukul 07.40 WITA, jenazah berhasil diangkat ke pinggir jalan oleh Kepala Desa Beringin Jaya Budi Supeno, Bhabinkamtibmas Bripka Andi Irsyak, serta Babinsa Serda Budi Erwanto, dengan bantuan warga.

Tak lama berselang, Kanit Reskrim Polsek Bolano Lambunu, Aiptu Rasid DJ Kau, tiba di lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Puskesmas Lambunu I di Desa Wanamukti menggunakan mobil ambulans untuk penanganan lebih lanjut.

Sekitar pukul 08.30 WITA, pihak keluarga korban tiba di puskesmas dan memutuskan untuk langsung membawa jenazah ke rumah duka di Desa Kotanagaya untuk dimakamkan. Keluarga juga menolak dilakukan visum et repertum dengan alasan korban memiliki riwayat gangguan jiwa serta penyakit epilepsi.

Kapolsek Bolano Lambunu, IPTU Nyoman Jayus Mulyawan, SKM, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diduga terjatuh ke dalam selokan. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat epilepsi dan kerap berada di sekitar lokasi tersebut,” jelas Kapolsek.

Ia menambahkan, lokasi penemuan memang sering dijadikan tempat beristirahat oleh korban, sehingga dugaan korban terjatuh saat penyakitnya kambuh cukup kuat. Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian.

“Kami tetap melakukan pendalaman guna memastikan tidak adanya unsur lain. Di sisi lain, kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit, seperti epilepsi, demi mencegah kejadian serupa,” tegasnya.

Saat ini, situasi kamtibmas di wilayah tersebut dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Kepolisian mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada serta peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan sekitar.

Facebook Comments Box

Penulis : Fitri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Pria Diduga Pelaku Pungli Dikeroyok di Kawasan Stasiun Bogor
Kemacetan Parah di Jalan Sholeh Iskandar Bogor, Aktivitas Pusat Perbelanjaan Jadi Pemicu
BPBD Tapteng Temukan Korban Hanyut di Sungai Aek Tolang Dalam Kondisi Meninggal Dunia
Gerobak Penjual Bubur Terbalik di Jalan Sholeh Iskandar, Diduga Akibat Lakalantas
WALHI Desak KDM Tindak Tegas Restoran Asep Stroberi di Kawasan Puncak ‎
Hujan Deras Picu Longsor dan Luapan Sungai Cianten, 41 Rumah Warga Purwabakti Terdampak
Hari Kedua Hujan Deras, Banjir dan Longsor Kembali Terjang Cigudeg, Dua Sekolah Rusak
Masyarakat KTPHS Kutuk PT. Smart Bongkar Masjid Ar-Rahman
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 11:43 WIB

Pria 39 Tahun Ditemukan Tewas di Selokan Beringin Jaya, Polisi Duga Terjatuh Saat Penyakit Kambuh

Minggu, 26 April 2026 - 08:38 WIB

Pria Diduga Pelaku Pungli Dikeroyok di Kawasan Stasiun Bogor

Sabtu, 25 April 2026 - 21:49 WIB

Kemacetan Parah di Jalan Sholeh Iskandar Bogor, Aktivitas Pusat Perbelanjaan Jadi Pemicu

Sabtu, 25 April 2026 - 17:54 WIB

BPBD Tapteng Temukan Korban Hanyut di Sungai Aek Tolang Dalam Kondisi Meninggal Dunia

Sabtu, 25 April 2026 - 10:27 WIB

Gerobak Penjual Bubur Terbalik di Jalan Sholeh Iskandar, Diduga Akibat Lakalantas

Berita Terbaru