SMAN 1 Kota Bogor Bakal Jadi “Sekolah Maung”! Zonasi Terancam Dihapus di SPMB 2026/2027

- Redaktur

Rabu, 29 April 2026 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kota Bogor, Jabar
‎SMAN 1 Kota Bogor diproyeksikan menjadi bagian dari program “Sekolah Maung” atau Sekolah Manusia Unggul, sebuah gagasan yang diinisiasi oleh Dedi Mulyadi. Transformasi ini digadang-gadang akan mengubah sistem penerimaan siswa baru secara signifikan.

‎Dalam rencana penerimaan peserta didik baru atau SPMB tahun ajaran 2026/2027, jalur zonasi yang selama ini menjadi andalan berpotensi tidak lagi diberlakukan. Sebagai gantinya, seleksi akan lebih difokuskan pada capaian prestasi, baik akademik, non-akademik, hingga indikator MCB (Minat, Capaian, dan Bakat) calon siswa.

‎Kebijakan ini menuai perhatian dari berbagai pihak, termasuk DPRD Kota Bogor. Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur, menyatakan bahwa sistem zonasi dan afirmasi tetap perlu dipertimbangkan dalam skema penerimaan.

‎“Zonasi dan afirmasi masih penting untuk menjaga akses pendidikan yang adil. Kalau pun ada perubahan, sebaiknya tetap diberikan kuota terbatas,” ujarnya.
‎Ia juga mengingatkan bahwa jika jalur zonasi benar-benar dihapus, maka calon siswa yang tinggal di sekitar sekolah unggulan seperti SMAN 1 berpotensi tidak lagi memiliki prioritas masuk. Sebagai alternatif, mereka bisa diarahkan ke sekolah swasta pendamping yang berada di sekitar wilayah tersebut.

‎Di sisi lain, rencana ini dianggap sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan menjaring siswa-siswa berprestasi secara lebih kompetitif dan merata, tanpa terikat batasan wilayah.

‎Meski demikian, hingga saat ini keputusan final terkait skema SPMB 2026/2027 masih menunggu petunjuk teknis resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

‎Transformasi SMAN 1 menjadi “Sekolah Maung” diprediksi akan menjadi percontohan bagi sekolah lain di Jawa Barat dalam menciptakan ekosistem pendidikan berbasis kualitas dan daya saing tinggi.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Pertama di Indonesia, Kabupaten Bekasi Miliki Satgas Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan
Humbahas Science Olympiad 2026 Digelar: Antusiasme Tinggi, Harapan pada Dampak Nyata Pendidikan
UIKA Bogor Raih Akreditasi Unggul di Milad ke-65, Perkuat Posisi sebagai Kampus Pilihan Umat
Bupati Humbahas Sampaikan Motivasi dan Kisah Perjuangan Hidup di Hadapan Peserta Olimpiade MIPA dan Pentas Seni
Puluhan Anak Ikuti Lomba Mewarnai di Taman Ekspresi Sempur Bogor
Bupati Humbahas Hadiri Penutupan Kemah dan Seleksi Peserta Jambore Daerah XI di Sipinsur
Bupati Humbahas Buka Olimpiade MIPA dan Pentas Seni Tingkat SD di UPT SMP Negeri 025 Paranginan
Bupati Humbahas Serahkan Penghargaan kepada Juara Olimpiade MIPA Tingkat SD
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:56 WIB

SMAN 1 Kota Bogor Bakal Jadi “Sekolah Maung”! Zonasi Terancam Dihapus di SPMB 2026/2027

Senin, 27 April 2026 - 20:13 WIB

Pertama di Indonesia, Kabupaten Bekasi Miliki Satgas Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan

Minggu, 26 April 2026 - 09:17 WIB

Humbahas Science Olympiad 2026 Digelar: Antusiasme Tinggi, Harapan pada Dampak Nyata Pendidikan

Jumat, 24 April 2026 - 08:22 WIB

UIKA Bogor Raih Akreditasi Unggul di Milad ke-65, Perkuat Posisi sebagai Kampus Pilihan Umat

Minggu, 19 April 2026 - 15:55 WIB

Bupati Humbahas Sampaikan Motivasi dan Kisah Perjuangan Hidup di Hadapan Peserta Olimpiade MIPA dan Pentas Seni

Berita Terbaru