Ditemukan Terowongan Kuno Di Saluran Air, Diduga Dibangun Zaman Kolonial Belanda.

- Redaktur

Senin, 30 Agustus 2021 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR | Sangkakala TV – Pemerintah Kota Bogor mengungkap temuan terowongan kuno di bawah saluran air pada kawasan Jalan Nyi Raja Permas, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. (30/08/2021).

Temuan tersebut berawal saat tim Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tengah melakukan pemeriksaan saluran air di seputar lokasi pembangunan Alun-alun Kota Bogor dan Masjid Agung, Kota Bogor.

Dalam video yang diunggah Wali Kota Bogor Bima Arya pada laman Instagram pribadinya, Jumat 27 Agustus 2021, bangunan tersebut mirip saluran air atau terowongan kecil.

Letaknya berada di sekitar 2-3 meter di bawah permukaan tanah dan di bawah saluran air yang dibangun Pemerintah Kota Bogor di era 90-an.

“Ini arah dari Dewi Sartika, diduga bangunan zaman Belanda. Ini arah PJKA masih batu bata merah, ini diduga juga bangunan zaman Belanda,” ujar petugas dalam video yang diunggah Bima Arya tersebut.

Bima Arya mengonfirmasi, berdasarkan pengecekan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, bangunan tersebut diduga terowongan yang dibangun pada zaman kolonial Belanda.

Oleh karena itu, untuk menindaklanjuti temuan tersebut, Pemerintah Kota Bogor menggandeng Universitas Pakuan dan IPB untuk melakukan penelitian lebih lanjut.

“Sudah dapat dipastikan bangunan ini sudah ada sejak zaman Belanda. Memang terlihat di peta ada salurah bawah tanah yang dibangun di zaman tersebut.

Kita ingin pastikan, bangunan ini fungsinya apa, apakah saluran air, atau difungsikan untuk yang lain,” ujar Bima Arya seusai memantau kondisi saluran air di Jalan Nyi Raja Permas, Pasar Anyar, Kota Bogor. (Heri)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Atasi Macet dan Banjir, Pemkab Bekasi Minta Bantuan Pemerintah Pusat
Ketua DPRD Kapuas Hulu Hadiri Diskusi dan Koordinasi Kajian Kratom Bersama BRIN
Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, S.H., M.H, Resmikan Ruas Jalan Buak Mau–Buak Limbang
Pemkab Humbang Hasundutan Jalin Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Humbang Hasundutan
Bupati dan Wakil Bupati Tapteng Dampingi KSAD Resmikan Pipanisasi Air Bersih
3.212 Lowongan Kerja Dibuka di Kota Bogor, Jenal Mutaqin Tegaskan Tak Ada Titip-Menitip
Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak Disambut Empat Kepala Daerah di Bandara Internasional Sisingamangaraja XII
Bupati Humbahas Ikuti Rapat Percepatan Penyaluran Bantuan Keuangan untuk Aceh
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:26 WIB

Atasi Macet dan Banjir, Pemkab Bekasi Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:19 WIB

Ketua DPRD Kapuas Hulu Hadiri Diskusi dan Koordinasi Kajian Kratom Bersama BRIN

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:15 WIB

Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, S.H., M.H, Resmikan Ruas Jalan Buak Mau–Buak Limbang

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:49 WIB

Pemkab Humbang Hasundutan Jalin Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Humbang Hasundutan

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:57 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Tapteng Dampingi KSAD Resmikan Pipanisasi Air Bersih

Berita Terbaru