BOGOR | Sangkakala TV – Pemerintah Kota Bogor mengungkap temuan terowongan kuno di bawah saluran air pada kawasan Jalan Nyi Raja Permas, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. (30/08/2021).
Temuan tersebut berawal saat tim Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tengah melakukan pemeriksaan saluran air di seputar lokasi pembangunan Alun-alun Kota Bogor dan Masjid Agung, Kota Bogor.
Dalam video yang diunggah Wali Kota Bogor Bima Arya pada laman Instagram pribadinya, Jumat 27 Agustus 2021, bangunan tersebut mirip saluran air atau terowongan kecil.
Letaknya berada di sekitar 2-3 meter di bawah permukaan tanah dan di bawah saluran air yang dibangun Pemerintah Kota Bogor di era 90-an.
“Ini arah dari Dewi Sartika, diduga bangunan zaman Belanda. Ini arah PJKA masih batu bata merah, ini diduga juga bangunan zaman Belanda,” ujar petugas dalam video yang diunggah Bima Arya tersebut.
Bima Arya mengonfirmasi, berdasarkan pengecekan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, bangunan tersebut diduga terowongan yang dibangun pada zaman kolonial Belanda.
Oleh karena itu, untuk menindaklanjuti temuan tersebut, Pemerintah Kota Bogor menggandeng Universitas Pakuan dan IPB untuk melakukan penelitian lebih lanjut.
“Sudah dapat dipastikan bangunan ini sudah ada sejak zaman Belanda. Memang terlihat di peta ada salurah bawah tanah yang dibangun di zaman tersebut.
Kita ingin pastikan, bangunan ini fungsinya apa, apakah saluran air, atau difungsikan untuk yang lain,” ujar Bima Arya seusai memantau kondisi saluran air di Jalan Nyi Raja Permas, Pasar Anyar, Kota Bogor. (Heri)








