Humbahas, Sumut || Sangkakala 7
Harga eceran pupuk bersubsidi turun sesuai keputusan Kementrian Pertanian RI, Surat Nomor 35466/A/PJ/CO502/ET/2025 tertanggal 22 Oktober 2025 Perihal Perubahan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi.
Penyesuaian HET menunjuk surat Direktur Supplay chain PT.Pupuk Indonesia nomor : 34010 /A/HK/CO 102/IT/2025 perubahan harga eceran sesuai Keputusan Menteri Pertanian Nomor 1117/Kpts/SR.310M/10/2025 tanggal 22 Oktober 2025 tentang jenis, harga eceran pupuk bersubsidi.
Pengurus DPD TMI Kabupaten Humbang Hasundutan dipimpin oleh Ketua Hotlan Nainggolan, ketika di hubungi melalu WhatsApp (WA) mengatakan, harga eceran tertinggi (HET) sudah di berlaku sejak Surat Menteri Pertanian, Jumat, 24/10/2025.
Kelompok tani bila membeli ke kios dengan harga HET sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam surat edaran Kementerian Pertanian HET Pupuk dengan harga sebelumnya Urea Rp 2.250/Kg, kini Rp 1.800 /kg dan Rp 90.000/sak , NPK sebelumnya Rp 2.300/kg kini Rp 1.540/kg dan Rp 92.000/sak, NPK Kakao, sebelumnya Rp 1.700 /kg kini Rp 1.360/kg dan Rp 132.000/sak, Pupuk Organik sebelumnya Rp 800/kg menjadi Rp 640 /kg dan Rp 25.600/sak.
Dalam surat edaran Kementrian Pertanian Pelaku Usaha Distribusi (PUD) telah dilakukan sesuai WCM ketentuan yang baru per 22 Oktober 2025 dan akan di lakukan audiensi penyesuaian harga tebus PUD yang disampaikan lebih lanjut.
Penulis : Charles Sihombing
Editor : Priyatna







