PALU, SULTENG || Sangkakala 7
Kodam XXIII/Palaka Wira melaksanakan Upacara Bendera 17-an di Lapangan Makodam XXIII/Palaka Wira, Senin (17/10/2025). Upacara dipimpin oleh Inspektur Kodam (Irdam) XXIII/Palaka Wira, Brigjen TNI Deni Rejeki, S.E., M.Si., dan diikuti para Pejabat Utama Kodam, prajurit, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Kodam XXIII/Palaka Wira.
Dalam kesempatan tersebut, Irdam XXIII membacakan Amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. yang berisi sejumlah pesan, arahan, dan penekanan penting bagi seluruh prajurit dan ASN TNI AD di seluruh Indonesia.
Kasad dalam amanatnya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya Upacara Bendera 17-an bulan November dalam keadaan aman dan penuh semangat. Ia menegaskan bahwa kegiatan upacara memiliki nilai strategis sebagai media penyampaian informasi, kebijakan pimpinan, serta evaluasi pelaksanaan program kerja dan anggaran menjelang akhir tahun 2025.
Kasad juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi serta kerja keras prajurit dan ASN TNI AD yang telah berperan dalam menyukseskan berbagai program seperti TMMD ke-126, pembentukan satuan teritorial baru, Apel Dansatkowil Terpusat, dan sejumlah kegiatan terprogram lainnya. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan melalui evaluasi menyeluruh demi meminimalisir kendala maupun kerugian dalam setiap pelaksanaan kegiatan.
Memasuki sisa triwulan IV TA 2025, Kasad menekankan pentingnya percepatan realisasi program di masing-masing satuan, peningkatan pemenuhan sarana dan prasarana latihan, dukungan staf terhadap satgas operasi, peningkatan kesejahteraan prajurit, serta optimalisasi pemenuhan materiil secara swadaya. Ia juga menyoroti pentingnya penyebarluasan wawasan terkait YKEP, INSDIKNAKES, dan TWP AD.
Dalam amanatnya, Kasad menegaskan bahwa program pemenuhan personel serta sarana dan prasarana tetap menjadi prioritas dalam mendukung pengembangan gelar satuan baru TNI Angkatan Darat. Ia meminta seluruh jajaran untuk meningkatkan animo calon prajurit serta menyiapkan lahan yang clean and clear sebagai bagian dari perencanaan jangka panjang.
Lebih lanjut, Kasad menyampaikan komitmen TNI AD dalam menjaga kepercayaan masyarakat melalui efektivitas program, tertib administrasi, serta transparansi pengelolaan anggaran. Ia menekankan pentingnya penerapan mekanisme pengadaan barang dan jasa yang sesuai perkembangan, termasuk peningkatan Pemanfaatan Produk Dalam Negeri (P3DN) dan optimalisasi e-purchasing guna memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional.
Pada aspek pengelolaan aset, Kasad menegaskan perlunya sertifikasi Barang Milik Negara (BMN) agar seluruh aset memiliki status legal dan akuntabel. Ia juga mengingatkan pentingnya perawatan sarana-prasarana pangkalan dan rumah dinas yang telah dibangun melalui dukungan APBN, APBD, dan swadaya satuan.
Kasad turut mengingatkan seluruh prajurit untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejadian menonjol seperti tindak kekerasan dalam pembinaan, kecelakaan latihan, serta kebakaran pangkalan akibat kelalaian. Ia menekankan bahwa setiap prajurit berkewajiban menjaga keamanan personel dan materiil satuan.
Menutup amanatnya, Kasad meminta seluruh prajurit dan ASN TNI AD untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga hubungan kerja yang sehat, serta menghindari praktik kekerasan di luar batas kemampuan fisik prajurit. Pembinaan yang dilakukan harus mengarah pada peningkatan karakter, bukan sebaliknya.
Kasad juga mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat netralitas, menjaga sinergi antarlembaga, dan meningkatkan peran prajurit sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk dan bimbingan-Nya dalam melanjutkan pengabdian kepada TNI Angkatan Darat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai,” tutup Kasad dalam amanatnya.
Penulis : Fitri
Editor : Priyatna








