Foto : Empat warga yang tersesat beristirahat usai dipandu Satgas BPBD Tapteng keluar dari hutan. (Sangkakala 7/ ist)
Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Empat warga Kecamatan Badiri dan Kecamatan Pandan tersesat di hutan di sekitaran Desa Aek Horsik, Kecamatan Badiri, Tapanuli Tengah (Tapteng), Senin (17/11/2025),
Ketiga korban atas nama Musliandri (50) warga Kelurahan Hutabalang, Nurmina Zendrato (40) warga Kelurahan Hutabalang, Parman Batubara (52) warga Kecamatan Pandan, dan Klonder Pasaribu (70) warga Kelurahan Hutabalang.
Keempatnya tersesat saat melakukan survey lahan perkebunan yang akan di jual oleh Klonder Pasaribu. Mereka ditemukan keesokan harinya dalam kondisi kelelahan.
Kepala BPBD Tapteng, Rahman Husein Siregar menyebutkan, pihaknya melakukan pencarian orang hilang pada Senin malam (17/11/2025), pukul 20.30 WIB, setelah menerima informasi dari keluarga korban.
Saat dihubungi melalui telepon selular, korban menginformasikan jika mereka tersesat di hutan dalan kondisi hujan dan gelap, tidak dapat menemukan jalan pulang.
“Mengingat kondisi sudah malam dan cuaca hujan, Satgas BPBD Tapteng sepakat akan melakukan pencarian esok paginya,” kata Rahman.
Selanjutnya, Selasa (18/11/2025) pukul 09.00 WIB, setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, Satgas BPBD bersama-sama warga melakukan pencairan ke hutan yang diperkirakan tujuan korban.
Setelah melakukan pencarian selama 5 jam, warga yang tersesat ditemukan dalam kondisi kelelahan. Selanjutnya tim memandu keluar hutan dan diserahkan ke pihak keluarga,” imbuh Rahman.
Rahman mengimbau, bagi warga yang akan bepergian ke hutan, agar terlebih dahulu memahami kondisi, termasuk kondisi jalan yang akan dilewati, dan jika memungkinkan agar membawa seseorang yang memahami kondisi hutan yang akan dituju.
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna








