Festival Gondang Naposo 2025 Resmi Digelar di Desa Hutagaol Sihujur, Kecamatan Silaen

- Redaktur

Minggu, 14 Desember 2025 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TOBA || Sangkakala 7
Pemerintah Kabupaten Toba secara resmi membuka Festival Gondang Naposo 2025 yang dilaksanakan di Desa Hutagaol Sihujur, Kecamatan Silaen, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian Budaya Batak sekaligus pembinaan generasi muda agar tetap berpegang pada nilai-nilai adat dan kearifan lokal.

Anggota DPRD Kabupaten Toba, Janner Sitorus, dalam sambutannya, menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama antar desa dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan positif, khususnya di bidang kebudayaan. Ia menyampaikan bahwa Gondang Naposo tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda yang menjunjung etika, kebersamaan, dan saling menghormati.

Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Paber Napitupulu, yang membacakan sambutan Bupati Toba, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival ini.

Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa Gondang Naposo merupakan warisan budaya Batak yang memiliki peran strategis dalam menciptakan harmonisasi sosial di kalangan generasi muda.

Pemerintah Kabupaten Toba mendukung penuh kegiatan kebudayaan di Kecamatan Silaen dan mendorong agar Festival Gondang Naposo dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai agenda tahunan.

Dengan diiringi penabuhan Gondang Sabangunan, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Toba secara resmi membuka Festival Gondang Naposo 2025 dengan mengucapkan Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Camat Silaen, Tumpal Panjaitan, dalam keterangannya menyampaikan rasa bangga atas pelaksanaan Festival Gondang Naposo 2025 di wilayah Kecamatan Silaen. Ia menilai pemilihan lokasi kegiatan sangat tepat karena Desa Hutagaol Sihujur masih memiliki lingkungan adat yang terjaga, termasuk rumah-rumah adat Batak yang autentik dan bernilai sejarah.

Baca juga : Masa Tanggap Darurat Bencana, Masinton Lantik Sekdakab Tapteng dan 2 Kepala Dinas

Menurut Camat, Kecamatan Silaen memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata budaya dan sejarah Batak. Oleh karena itu, ia berharap kegiatan Festival Gondang Naposo dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang di Kecamatan Silaen sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas daerah.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan situriak berjudul “Nungnga Lilu Ahu” oleh Tansiswo M. Siagian, yang mengandung pesan reflektif tentang pentingnya menjaga nilai-nilai budaya Batak dan membangun kembali kebersamaan di tanah leluhur.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi adat Mambuat Tua Ni Gondang yang diikuti oleh panitia, unsur pemerintah, kepala desa, dan undangan. Prosesi ini merupakan tahapan awal dalam rangkaian tortor sebelum dilanjutkan oleh para naposo sebagai simbol penyerahan nilai dan tanggung jawab budaya kepada generasi muda.

Tortor Naposo Desa Hutagaol Sihujur menjadi penanda dimulainya rangkaian utama Festival Gondang Naposo 2025. Selanjutnya, naposo dari berbagai desa tampil sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia, dirangkai dengan hiburan seni dan budaya.

Festival Gondang Naposo 2025 turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, perwakilan lembaga perbankan, media, serta masyarakat dari berbagai desa. Kehadiran Kapolres Toba menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan yang berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Melalui Festival Gondang Naposo 2025, Pemerintah Kabupaten Toba berharap nilai-nilai budaya Batak tetap hidup dan diwariskan kepada generasi muda, sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata budaya di Kecamatan Silaen dan Kabupaten Toba secara keseluruhan.

Facebook Comments Box

Penulis : Ramli Hutapea

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Festival Budaya Nusantara XVII Meriah Digelar di Stadion Pakansari, Angkat Kekayaan Tradisi dari Seluruh Indonesia
Mahkota Binokasih Lanjutkan Kirab ke Caruban, Hadirkan Semangat Budaya dan Sejarah Tatar Sunda di Cirebon
Kampung Adat Cisalada Siap Gelar Seren Taun 2026, Tradisi Syukur Panen yang Sarat Nilai Leluhur
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, Kirab Budaya Digelar Perdana Tahun Ini
Dedi Mulyadi Pimpin Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kota Bogor
Tradisi Cuci Perabot dengan Bahan Alami Meriahkan Lebaran Depok 2026
CFD Cibinong Semarak, Bupati Bogor Duduk Bersama Warga Saksikan Reog
Bupati Humbahas Hadiri Pemugaran Tugu Raja Marbulang Simamora Debataraja
Berita ini 42 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 18:46 WIB

Festival Budaya Nusantara XVII Meriah Digelar di Stadion Pakansari, Angkat Kekayaan Tradisi dari Seluruh Indonesia

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:41 WIB

Mahkota Binokasih Lanjutkan Kirab ke Caruban, Hadirkan Semangat Budaya dan Sejarah Tatar Sunda di Cirebon

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:31 WIB

Kampung Adat Cisalada Siap Gelar Seren Taun 2026, Tradisi Syukur Panen yang Sarat Nilai Leluhur

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:02 WIB

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, Kirab Budaya Digelar Perdana Tahun Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:06 WIB

Dedi Mulyadi Pimpin Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kota Bogor

Berita Terbaru

Pemerintahan

Wabup Toba Tekankan Peran Adat dan Budaya Wujudkan Toba Mantap 2029

Senin, 25 Mei 2026 - 19:29 WIB

Pemerintahan

Wakil Bupati Tapteng Lantik Dewan Hakim MTQ ke-51 Tahun 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 10:34 WIB