Dedi Mulyadi Tegaskan Audit Tata Ruang Jabar, Perumahan di Lahan Terlarang Akan Ditindak

- Redaktur

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, JABAR || Sangkakala 7
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membenahi tata ruang wilayah. Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah audit mendalam terhadap pembangunan perumahan yang diduga berdiri di atas lahan terlarang, seperti kawasan perbukitan dan lahan persawahan. Sabtu, 10/01/2026.

Audit tersebut akan memanfaatkan teknologi foto satelit untuk menelusuri perubahan fungsi lahan dari tahun ke tahun. Menurut Dedi, banyak pengembang perumahan yang secara administratif mengantongi izin dari pemerintah daerah, namun pada praktiknya justru merusak ekosistem dan melanggar aturan tata ruang.

“Secara izin terlihat lengkap, tapi secara fakta lapangan itu merusak lingkungan. Ini yang akan kita buka secara objektif dengan data satelit,” ujar Dedi.

Ia menjelaskan, pemerintah akan membandingkan kondisi fisik lahan saat ini dengan rekam jejak foto satelit dari tahun-tahun sebelumnya untuk membuktikan adanya pelanggaran. Dengan metode tersebut, perubahan fungsi lahan dapat terlihat secara jelas dan akurat.

“Bisa dilihat dari foto satelitnya. Banyak peristiwanya seperti ini: misalnya pada 2021 di foto satelit itu masih sawah, masuk LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) di Kementerian. Kemudian diuruk, lalu tahun 2025 dibangun perumahan. Nah, itu bisa dilihat dari situ,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi usai Rapat Koordinasi Tata Ruang dan Pertanahan Jawa Barat bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, di Gedung Sate, Bandung.

Melalui audit tata ruang berbasis teknologi ini, Pemprov Jabar menegaskan komitmennya dalam melindungi lahan pertanian, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menertibkan pembangunan perumahan ilegal di Jawa Barat.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Asep Surya Atmaja Minta Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Kesehatan dan Perbaikan Jalan
Apel Gabungan ASN, Sekdakab Tapteng Tekankan Disiplin, Evaluasi Presensi, dan Pemerataan Tugas
Bupati dan Wakil Bupati Tapteng Hadiri Puncak Peringatan Hari Pramuka ke-65 Sumatera Utara
Bupati Masinton Pasaribu Harapkan PD DMI Tapteng Jadi Mitra Strategis
Bupati Tapteng Sampaikan Ranperda APBD TA 2027, Fokus Pemulihan Pascabencana dan Ketahanan Daerah
Sidak Tiga Dapur MBG, Bupati Humbahas Pastikan Kualitas dan Keamanan Pangan
468 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana
Sekdakab Tapteng Tutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:56 WIB

Bupati Asep Surya Atmaja Minta Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Kesehatan dan Perbaikan Jalan

Senin, 2 November 2026 - 22:13 WIB

Apel Gabungan ASN, Sekdakab Tapteng Tekankan Disiplin, Evaluasi Presensi, dan Pemerataan Tugas

Minggu, 1 November 2026 - 21:53 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Tapteng Hadiri Puncak Peringatan Hari Pramuka ke-65 Sumatera Utara

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bupati Tapteng Sampaikan Ranperda APBD TA 2027, Fokus Pemulihan Pascabencana dan Ketahanan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Sidak Tiga Dapur MBG, Bupati Humbahas Pastikan Kualitas dan Keamanan Pangan

Berita Terbaru