BOGOR, JABAR || Sangkakala 7
Kabupaten Bogor kembali menghadirkan destinasi wisata unggulan yang menarik perhatian. Jembatan Kaca Sukamahi kini tengah dibangun di atas Bendungan Sukamahi, kawasan Puncak, sebagai bagian dari pengembangan ekowisata yang menggabungkan keindahan alam dan teknologi konstruksi modern. Rabu, 14/01/2026.
Pembangunan Jembatan Kaca Sukamahi menjadi proyek strategis untuk meningkatkan daya tarik wisata di kawasan Bendungan Sukamahi. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 81,3 persen dan ditargetkan rampung pada pertengahan tahun 2026.
Jembatan kaca ini dirancang membentang sepanjang 275 meter dengan lebar bervariasi antara 6 hingga 12 meter, melayang di atas permukaan air bendungan. Pengunjung nantinya akan disuguhkan sensasi berjalan di atas lantai kaca transparan dengan panorama alam yang menakjubkan.
Site Manager Operation Proyek Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi, Ridwan Budi Santoso, menjelaskan bahwa proyek ini menggunakan teknologi konstruksi berstandar tinggi. “Jembatan ini menggunakan kabel baja tipe Independent Wire Rope Core (IWRC), yang dikenal memiliki kekuatan dan ketahanan tinggi,” ungkap Ridwan.
Selain kabel baja pilin, proyek ini juga memanfaatkan material pylon baja serta lantai kaca khusus yang dirancang aman dan kuat untuk menopang beban pengunjung. Penerapan teknologi ini diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus pengalaman wisata yang unik dan berkesan.
Dengan nilai kontrak mencapai Rp185 miliar, Jembatan Kaca Sukamahi diproyeksikan menjadi salah satu jembatan kaca ikonik di Indonesia. Keunggulan utama jembatan ini adalah latar belakang alamnya, dengan pemandangan langsung ke Gunung Salak dan Gunung Pangrango, yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Kehadiran Jembatan Kaca Sukamahi diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.
Penulis : Heri
Editor : Priyatna







