Foto : Dihadapan Gubsu dan Bupati Tapteng, warga meminta pemerintah membangun tanggul permanen di daerah rawan banjir. (Sangkakala 7/ist)
Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Upaya penanggulangan banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), warga minta pemerintah membangun tanggul permanen di daerah rawan banjir.
Hal itu disampaikan saat kunjungan Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, ke Tapteng, Rabu (18/2/2026).
Dalam kunjungannya yang didampingi, Bupati Masinton Pasaribu, OPD Pemprobsu, dan BNPB, Gubsu meninjau beberapa titik terdampak banjir diantaranya, Kelurahan Lopian, SMKN 1 Badiri, dan Dusun III Desa Aek Horsik, Kecamatan Badiri.
Dalam kesempatan itu, Gubsu dan Bupati Tapteng menyapa langsung masyarakat, dan mendengarkan keluhan masyarakat.
Masyarakat meminta pemerintah membangun tanggul permanen, serta melakukan pengerukan sungai, sehingga jika hujan datang air tidak meluap kepemukiman.
Menurut warga, pengerukan dasar sungai sangat krusial untuk meningkatkan daya tampung, melancarkan aliran air, mencegah banjir, dan menjaga ekosistem sungai.
Warga tampak menangis menyampaikan keluhannya kepada Gubsu dan Bupati Tapteng.
“Kita terus berupaya agar penanganan sungai bisa selesai. Pemerintah sudah bekerja, bagi masyarakat yang sudah didata nantinya akan dibantu untuk membangun rumahnya, uangnya sudah ada,” kata Bobby.
Sementara itu, Bupati Masinton Pasaribu mengatakan jika pihaknya sudah bekerja dalam menangani bencana.
Sembari memperhatikan tumpukan kayu yang merusak rumah warga, Masinton meminta warga untuk bersabar.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Ada pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat,” sebutnya.
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna








