Potensi Air Panas Desa Siriaria Peluang Besar Untuk Dikembangkan sebagai Wisata Kesehatan atau Wellness Tourism

- Redaktur

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Humbahas, Sumut || Sangkakala 7
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan terus mendorong pengembangan sektor pariwisata yang tidak hanya berorientasi pada keindahan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu upaya tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung potensi wisata air panas alami di Huta Imbaru, Dusun V, Desa Ria-Ria, Kecamatan Pollung, Jumat (27/2/2026).

Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH. MH., menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam desa agar dapat dikelola secara berkelanjutan dan berdampak langsung terhadap ekonomi rakyat.

Bupati Humbang Hasundutan Oloan Paniaran Nababan menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar kunjungan lapangan, melainkan bagian dari fungsi strategis pemerintah daerah dalam merencanakan, menggerakkan, serta memastikan setiap program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Air panas alami yang dimiliki Desa Ria-ria dinilai memiliki potensi yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar destinasi rekreasi. Secara alamiah, sumber air panas dikenal bermanfaat untuk relaksasi, terapi kesehatan kulit, serta pemulihan kebugaran tubuh.

Potensi ini membuka peluang besar untuk dikembangkan sebagai wisata kesehatan atau wellness tourism, sebuah konsep pariwisata yang kini semakin diminati masyarakat.

“Kalau dikelola dengan baik, ini bukan hanya tempat berendam, tetapi bisa berkembang menjadi pusat wisata kesehatan yang memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,”ujar Bupati Humbahas saat melakukan peninjauan.

Tiga Fungsi Utama Pemerintah Daerah
Dalam pengembangan kawasan wisata air panas Ria-Ria, Pemkab Humbahas menegaskan tiga fungsi utama pemerintah daerah.
– Pertama, fungsi perencanaan, yakni memastikan pengembangan dilakukan melalui kajian teknis yang matang, penataan ruang yang jelas, serta memperhatikan aspek kelestarian lingkungan agar potensi alam tetap terjaga untuk jangka panjang.

– Kedua, fungsi fasilitator, di mana pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi antara masyarakat desa, pelaku UMKM, dan pihak investor. Kolaborasi ini diharapkan menciptakan pengembangan kawasan wisata yang terintegrasi dan berkelanjutan.

– Ketiga, fungsi pemberdayaan, dengan mendorong masyarakat lokal menjadi pelaku utama dalam pengelolaan kawasan wisata, mulai dari pengelolaan parkir, usaha kuliner, homestay, hingga pengembangan produk kerajinan khas daerah.

Penggerak Ekonomi Desa
Jika dikembangkan secara optimal, kawasan air panas Ria-Ria diharapkan mampu menjadi penggerak pertumbuhan UMKM desa, sumber pendapatan asli desa dan daerah, pencipta lapangan kerja baru, serta penguat identitas pariwisata Humbang Hasundutan.

Lebih jauh, pengembangan ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu tulang punggung perekonomian daerah.

Dengan panorama alam yang asri dan udara sejuk khas dataran tinggi, Desa Ria-ria dinilai memiliki modal kuat untuk berkembang menjadi ikon wisata baru. Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan optimistis, melalui perencanaan yang matang dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, kawasan ini tidak hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Peninjauan ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan bukan sekadar wacana, melainkan langkah konkret yang menyentuh potensi riil desa.

Facebook Comments Box

Penulis : Charles Sihombing

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Kejar Piutang Pajak Hampir Rp600 Miliar, Pemkot Bogor Lantik Delapan Juru Sita Pajak Daerah
Pemkab Humbahas Sosialisasikan Anti-Korupsi, Hasil SPI 2025 Jadi Sorotan
Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Batutulis Mulai Diuji Coba 27 Oktober, Dua Jalur Dibuka
Jalan MA Salmun Pasar Anyar Bogor Resmi Ditutup, Pembangunan JPO Dimulai ‎
Desa Siponjot Humbahas Diusulkan Jadi Kampung Kreatif Sumut Berkah, BUMDes Kelola 1.080 Ayam Petelur
Bupati Toba Sampaikan Proposal Potensi Daerah kepada BKSAP DPR RI, Bidik Pasar Internasional
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Resmi Melantik dr. Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi Definitif
TP2GD Usulkan Arsitek Friedrich Silaban Kelahiran Doloksanggul, Jadi Pahlawan Nasional
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:33 WIB

Kejar Piutang Pajak Hampir Rp600 Miliar, Pemkot Bogor Lantik Delapan Juru Sita Pajak Daerah

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:29 WIB

Pemkab Humbahas Sosialisasikan Anti-Korupsi, Hasil SPI 2025 Jadi Sorotan

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Batutulis Mulai Diuji Coba 27 Oktober, Dua Jalur Dibuka

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Jalan MA Salmun Pasar Anyar Bogor Resmi Ditutup, Pembangunan JPO Dimulai ‎

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Bupati Toba Sampaikan Proposal Potensi Daerah kepada BKSAP DPR RI, Bidik Pasar Internasional

Berita Terbaru