HUT ke-27 Kabupaten Toba, Solu Bolon Jadi Event Paling Menyedot Perhatian Penonton

- Redaktur

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOBA, SUMUT || Sangkakala 7
Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Toba, Lomba Solu Bolon menjadi salah satu kegiatan yang paling menyedot perhatian masyarakat, meskipun hanya diikuti delapan tim dari 4 (empat) kabupaten di kawasan Danau Toba. Perlombaan dayung tradisional ini berhasil menarik ratusan penonton yang memadati lokasi pertandingan.

Kegiatan tersebut digelar selama dua hari, yakni Kamis hingga Jumat, 12–13 Maret 2026, di Venue Perairan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama pelaksanaan lomba, di mana penonton sudah memadati area pinggir danau untuk menyaksikan jalannya perlombaan.

Panitia pelaksana lomba solu bolon, Jorotta Lumban Gaol menjelaskan, bahwa awalnya terdapat sepuluh tim yang mendaftar untuk mengikuti perlombaan. Namun hingga proses pendaftaran ulang, hanya delapan tim yang memastikan keikutsertaannya dalam kompetisi tersebut.

“Peserta yang mendaftar ada 10 tim, tetapi yang mendaftar ulang hanya 8 tim. Jadi yang tanding itu 8 tim,” ujar Jorotta Lumban Gaol.

Delapan tim yang bertanding berasal dari empat kabupaten di kawasan Danau Toba, yakni satu tim dari Kabupaten Samosir, satu tim dari Kabupaten Humbang Hasundutan, dua tim dari Kabupaten Tapanuli Utara, serta empat tim dari Kabupaten Toba sebagai tuan rumah.

Sejak perlombaan dimulai pada Kamis siang, ratusan warga tampak berbaris di sepanjang lokasi pertandingan. Mereka dengan antusias menyaksikan jalannya lomba dayung sampan tradisional tersebut. Sorak-sorai penonton terdengar meriah ketika para pendayung memacu perahu mereka menuju garis finis.

Meski harus berdesakan dan berada di bawah terik matahari, semangat para penonton tidak surut. Banyak di antara mereka yang tetap bertahan di lokasi hingga akhir perlombaan untuk memberikan dukungan kepada tim favorit masing-masing.

Partai final lomba solu bolon berlangsung sengit dengan mempertemukan tiga tim terbaik, yakni satu tim dari Kabupaten Samosir dan dua tim dari Kabupaten Tapanuli Utara. Persaingan ketat antar pendayung membuat jalannya pertandingan semakin menarik perhatian penonton yang terus memberikan dukungan dari pinggir danau.

Berdasarkan hasil akhir perlombaan, tim dari Kabupaten Samosir berhasil keluar sebagai Juara Pertama. Sementara itu, dua tim dari Kabupaten Tapanuli Utara masing-masing menempati posisi juara kedua dan juara ketiga.

Menurut panitia, setiap tim yang mengikuti lomba solu bolon terdiri dari 12 orang. Komposisi tersebut meliputi 10 orang pendayung, satu orang helver, serta satu orang navigator yang bertugas mengatur arah dan ritme perahu selama perlombaan berlangsung.

“Peserta berjumlah 12 orang dalam setiap tim, terdiri dari pendayung 10 orang, kemudian helver dan navigator,” jelas Jorotta Lumban Gaol.

Lomba solu bolon sendiri merupakan salah satu tradisi budaya masyarakat kawasan Danau Toba yang memiliki nilai kebersamaan, kekompakan, dan sportivitas. Melalui perlombaan ini, pemerintah daerah berharap budaya lokal tetap lestari sekaligus mampu menjadi daya tarik wisata yang mendukung pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba.

Perlombaan ini juga menjadi bukti bahwa kegiatan budaya tradisional masih memiliki daya tarik besar bagi masyarakat. Antusiasme penonton yang memadati venue menunjukkan bahwa lomba solu bolon tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum kebersamaan masyarakat dalam merayakan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Toba.

Facebook Comments Box

Penulis : Ramli Hutapea

Editor : Priyatna

Berita Terkait

“Ketua Umum PP Pencak Silat Militer, Kukuhkan Pengprov PSM Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat di Palu”
Pemkab Humbahas Dorong Atlet Taekwondo Raih Prestasi dalam UKT Geup Pengkab TI Humbahas
Bupati Humbahas Menutup Turnamen Billiard Champions
Stadion Gelora Pakansari Dipastikan Jadi Venue AFF Hyundai Cup 2026, Persiapan Terus Dimatangkan
Turnamen Billiard Champions Takkas Coffee Resmi Dibuka Ketua Umum KONI Humbahas Juanda Nababan
Turnamen Billiard Takkas Kopi dan Sport Center Siap Digelar
Pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia Masa Bhakti 2026–2030 Digelar di Aula Hutamas
Balige Fight Night Season II Jadi Ajang Pembinaan Atlet Bela Diri Sumatera Utara
Berita ini 87 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:55 WIB

“Ketua Umum PP Pencak Silat Militer, Kukuhkan Pengprov PSM Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat di Palu”

Senin, 18 Mei 2026 - 05:44 WIB

Pemkab Humbahas Dorong Atlet Taekwondo Raih Prestasi dalam UKT Geup Pengkab TI Humbahas

Senin, 18 Mei 2026 - 05:37 WIB

Bupati Humbahas Menutup Turnamen Billiard Champions

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:09 WIB

Stadion Gelora Pakansari Dipastikan Jadi Venue AFF Hyundai Cup 2026, Persiapan Terus Dimatangkan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:02 WIB

Turnamen Billiard Champions Takkas Coffee Resmi Dibuka Ketua Umum KONI Humbahas Juanda Nababan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Wakil Bupati Tapteng Lantik Dewan Hakim MTQ ke-51 Tahun 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 10:34 WIB

Pemerintahan

Presiden RI dan Bupati Humbahas Serahkan Bantuan Qurban

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:24 WIB