Humbahas, Sumut || Sangkakala 7
Polemik keberangkatan mandiri atlet berprestasi disertai dugaan janji pemberian tali asih mencuat di Kabupaten Humbang Hasundutan. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Humbahas meminta agar tudingan tersebut dibuktikan secara jelas dan terbuka.
Kepala Dispora Humbahas, Dina VWO Simamora ST., MM., didampingi Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Aswin Silaban, Selasa (17/03/2026) menegaskan, pihaknya membutuhkan kejelasan data terkait informasi yang berkembang, khususnya dugaan janji dukungan kepada atlet, termasuk yang dikaitkan dengan nomor rekening atlet ASKI Humbahas.
“Apakah hal tersebut bisa dibuktikan, khususnya terkait nomor rekening atlet ASKI Humbahas yang dimaksud,” tegas Dina Simamora.
Pernyataan ini muncul menyusul informasi dari orang tua atlet dan pelatih ASKI yang menyebutkan adanya janji pemberian dana tali asih dari Pemerintah Kabupaten Humbahas kepada atlet berprestasi. Bahkan, pada Desember 2025 disebut-sebut sempat ada rencana kebijakan terkait dukungan tersebut.
Namun hingga Maret 2026, realisasi dari janji itu belum terlihat.
Salah satu pelatih ASKI mengungkapkan belum adanya kejelasan terkait kebijakan maupun pencairan dukungan yang dijanjikan.
“Dulu diiming-imingi akan dibuat kebijakan, tetapi sampai sekarang belum ada realisasi,” ujarnya.
Kondisi ini menjadi sorotan karena sejumlah atlet dikabarkan harus berangkat secara mandiri untuk mengikuti kejuaraan, meskipun mereka merupakan atlet berprestasi yang membawa nama Kabupaten Humbang Hasundutan.
Menanggapi hal tersebut, Dispora Humbahas menegaskan pentingnya bukti konkret sebelum menyimpulkan adanya kelalaian atau ketidaksesuaian kebijakan. Pihaknya juga membuka ruang klarifikasi agar persoalan ini tidak berkembang menjadi informasi simpang siur di tengah masyarakat.
Polemik ini sekaligus menyoroti komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan atlet, khususnya terkait transparansi program, realisasi anggaran, serta pemberian penghargaan bagi atlet berprestasi.
Kedepannya, diharapkan seluruh pihak dapat memberikan penjelasan terbuka agar persoalan ini diselesaikan secara objektif, transparan, dan tidak merugikan atlet sebagai pihak yang membawa nama daerah.
Penulis : KB-061
Editor : Priyatna








