Harga Plastik Melonjak, Pedagang di Pasar Citeureup Mengeluh

- Redaktur

Jumat, 3 April 2026 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala7.tv || Kabupaten Bogor, Jabar
Kenaikan harga plastik dalam beberapa waktu terakhir mulai dirasakan para pedagang di Pasar Citeureup. Lonjakan harga yang mencapai puluhan persen ini dinilai cukup memberatkan, terutama bagi pedagang kecil yang bergantung pada plastik untuk melayani pembeli setiap hari. Jumat, 03/04/2026.

Salah satu pedagang, Salman, mengungkapkan bahwa harga plastik mengalami kenaikan signifikan hingga 50–70 persen. Menurutnya, kondisi ini membuat biaya operasional meningkat secara drastis.

“Biasanya beli dalam jumlah banyak masih terjangkau, sekarang jadi berat. Kenaikannya tinggi sekali,” ujar Salman saat ditemui di lokasi.

Ia juga mempertanyakan alasan kenaikan harga tersebut. Menurutnya, kenaikan ini tidak sejalan dengan kondisi harga bahan bakar minyak (BBM) yang relatif stabil.

“BBM tidak naik, tapi harga plastik justru naik. Katanya karena perang,” tambahnya.

Keluhan serupa disampaikan Hesti, pedagang lainnya di pasar tersebut. Ia mengaku kenaikan harga plastik berdampak langsung pada pengeluaran harian yang semakin membengkak.

“Setiap hari pasti butuh plastik. Kalau harganya naik terus, mau tidak mau biaya jualan juga ikut naik,” kata Hesti.

Para pedagang berharap pemerintah dapat segera turun tangan untuk menstabilkan harga, atau setidaknya memberikan solusi alternatif agar beban pelaku usaha kecil tidak semakin berat.

Kenaikan harga plastik ini dikhawatirkan juga akan berdampak pada harga jual barang kepada konsumen jika kondisi terus berlanjut tanpa adanya intervensi.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Harga Buah Segar di Kabupaten Bogor Naik Hingga 70 Persen, Pedagang Keluhkan Kenaikan Biaya Plastik
Pasar Petani Garuda Beroperasi, Pemkab Bogor Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan
Rumah Makan Inspirasi Kebon Mahoni Jadi Primadona Kuliner Jawa di Cibinong, Harga Ramah di Kantong
Warkop Putra Agam Spesialis Mie Bangladesh Kini Marak di Wilayah Bogor
Harga “Sayur Rakyat” di Villa Bogor Indah Mulai Turun, Warga Sambut Antusias
Harga Daging dan Kebutuhan Dapur Naik di Pasar Gembrong Bogor, Pasokan Bahan Pangan Dinyatakan Aman
Diduga Ada Tekanan Masukkan Produk Makanan, Pemilik Usaha MBG di Sukabumi Pilih Menghindar ‎
Kadis PMD-PPA Melati Silalahi Tinjau Progres Pembangunan KDMP Desa Lumban Gaol
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 14:24 WIB

Harga Buah Segar di Kabupaten Bogor Naik Hingga 70 Persen, Pedagang Keluhkan Kenaikan Biaya Plastik

Senin, 13 April 2026 - 14:06 WIB

Pasar Petani Garuda Beroperasi, Pemkab Bogor Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Kamis, 9 April 2026 - 19:33 WIB

Rumah Makan Inspirasi Kebon Mahoni Jadi Primadona Kuliner Jawa di Cibinong, Harga Ramah di Kantong

Rabu, 8 April 2026 - 16:41 WIB

Warkop Putra Agam Spesialis Mie Bangladesh Kini Marak di Wilayah Bogor

Minggu, 5 April 2026 - 15:27 WIB

Harga “Sayur Rakyat” di Villa Bogor Indah Mulai Turun, Warga Sambut Antusias

Berita Terbaru

Peristiwa

Banjir Bandang Terjang Cigudeg Bogor, Permukiman Warga Terendam

Sabtu, 18 Apr 2026 - 23:39 WIB