Pasar Petani Garuda Beroperasi, Pemkab Bogor Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

- Redaktur

Senin, 13 April 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kabupaten Bogor, Jabar
‎
Pemerintah Kabupaten Bogor setelah mengoperasionalkan Pasar Petani Garuda sebagai langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian, ekonomi kerakyatan, serta ketahanan pangan daerah. Minggu, 12/04/2026.
‎
‎Dalam keterangannya, Rudy mengungkapkan bahwa pembangunan Pasar Petani Garuda saat ini baru mencapai sekitar 100 persen. Sejumlah fasilitas penunjang seperti lapak, toilet, dan musholla.
‎
‎Meski belum sepenuhnya selesai, pasar ini telah ditetapkan sebagai proyek percontohan (pilot project) dalam pengembangan sentra petani di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.
‎
‎“Petani tidak hanya ada di Cibinong. Kabupaten Bogor memiliki potensi besar, mulai dari petani buah, tanaman hias, hingga sentra ikan konsumsi dan ikan hias. Ke depan, kami akan membuka sentra petani di kecamatan lain serta merevitalisasi pasar-pasar ikan,” ujar Rudy.
‎
‎Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan Pasar Petani Garuda dilakukan secara tertib dan transparan. Para petani dikenakan biaya administrasi sebesar Rp100.000 per tahun untuk mencegah praktik jual beli lapak serta memastikan seluruh pelaku usaha terdata secara resmi di Distanhorbun.
‎
‎Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bogor turut mendorong pemanfaatan lahan tidur milik pemerintah daerah untuk kepentingan masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan dan revitalisasi hutan kota yang diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pengurangan risiko banjir.
‎
‎Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan penghijauan, Pemkab Bogor juga menyiapkan program desa sentra buah yang akan diterapkan di 416 desa dan 19 kelurahan. Program ini dilengkapi dengan stimulus serta perlombaan guna mendorong setiap wilayah memiliki ketahanan pangan dan potensi unggulan masing-masing.
‎
‎Saat ini, sebanyak 71 lapak telah mulai beroperasi dari total sekitar 150 lapak yang direncanakan. Seluruh pedagang nantinya akan diikat melalui perjanjian kerja sama dengan Distanhorbun guna menjaga ketertiban dan keberlanjutan pasar.
‎
‎Ke depan, Pemkab Bogor juga berkomitmen memprioritaskan pengadaan tanaman dan bibit dari petani lokal untuk kebutuhan taman serta ruang terbuka hijau. Tak hanya itu, program penyaluran bibit gratis kepada masyarakat juga akan terus digencarkan.
‎
‎Beragam produk unggulan petani ditampilkan di Pasar Petani Garuda, mulai dari buah segar dan tanaman hias dengan harga terjangkau hingga tanaman koleksi bernilai tinggi. Salah satu yang menjadi daya tarik adalah varietas alpukat khas Kabupaten Bogor yang telah tersertifikasi oleh Kementerian Pertanian.
‎
‎Hadirnya Pasar Petani Garuda diharapkan menjadi motor penggerak baru bagi kesejahteraan petani sekaligus memperkuat kemandirian pangan di Kabupaten Bogor.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Kejar Piutang Pajak Hampir Rp600 Miliar, Pemkot Bogor Lantik Delapan Juru Sita Pajak Daerah
Pemkab Humbahas Sosialisasikan Anti-Korupsi, Hasil SPI 2025 Jadi Sorotan
Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Batutulis Mulai Diuji Coba 27 Oktober, Dua Jalur Dibuka
Jalan MA Salmun Pasar Anyar Bogor Resmi Ditutup, Pembangunan JPO Dimulai ‎
Desa Siponjot Humbahas Diusulkan Jadi Kampung Kreatif Sumut Berkah, BUMDes Kelola 1.080 Ayam Petelur
Bupati Toba Sampaikan Proposal Potensi Daerah kepada BKSAP DPR RI, Bidik Pasar Internasional
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Resmi Melantik dr. Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi Definitif
TP2GD Usulkan Arsitek Friedrich Silaban Kelahiran Doloksanggul, Jadi Pahlawan Nasional
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:33 WIB

Kejar Piutang Pajak Hampir Rp600 Miliar, Pemkot Bogor Lantik Delapan Juru Sita Pajak Daerah

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:29 WIB

Pemkab Humbahas Sosialisasikan Anti-Korupsi, Hasil SPI 2025 Jadi Sorotan

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Batutulis Mulai Diuji Coba 27 Oktober, Dua Jalur Dibuka

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Jalan MA Salmun Pasar Anyar Bogor Resmi Ditutup, Pembangunan JPO Dimulai ‎

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Bupati Toba Sampaikan Proposal Potensi Daerah kepada BKSAP DPR RI, Bidik Pasar Internasional

Berita Terbaru