Diduga Ada Tekanan Masukkan Produk Makanan, Pemilik Usaha MBG di Sukabumi Pilih Menghindar ‎

- Redaktur

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi, Jabar || Sangkakala 7
Sebuah usaha makanan MBG yang baru beroperasi di wilayah Desa Kompa, Kec. Parungkuda, Sukabumi dikabarkan mengalami situasi tidak nyaman setelah diduga mendapat tekanan dari sejumlah pihak agar menerima produk makanan tertentu untuk dipasarkan. Jumat, 23/01/2026.

‎Informasi yang dihimpun menyebutkan, tekanan tersebut diduga melibatkan seorang pejabat desa setempat dan oknum aparat kepolisian di wilayah Parungkuda. Pihak-pihak tersebut disebut meminta agar produk makanan tertentu dapat masuk dan dipasarkan di usaha MBG yang baru dibuka.

‎Namun demikian, pemilik usaha MBG memilih menghindari pertemuan langsung dan tidak menindaklanjuti permintaan tersebut. Keputusan itu diambil karena produk makanan yang ditawarkan dinilai tidak memenuhi standar kelayakan, termasuk tidak lolos uji kualitas dan keamanan pangan.

‎“Prinsip kami jelas, semua produk yang masuk harus melalui uji dan standar yang berlaku. Jika tidak memenuhi syarat, kami tidak bisa menerima,” ujar sumber internal usaha MBG yang enggan disebutkan namanya.

‎Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak desa maupun kepolisian terkait dugaan tersebut. Upaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait masih terus dilakukan.

‎Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut integritas usaha, keamanan pangan, serta dugaan penyalahgunaan kewenangan oleh oknum tertentu. Sejumlah pelaku usaha berharap agar aparat dan pejabat publik dapat menjaga profesionalitas serta mendukung iklim usaha yang sehat dan transparan.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Humbahas Tinjau Peternakan Ayam Petelur di Lintongnihuta
MASPEKAL Humbahas Sampaikan Surat ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual RI
Presiden Resmikan Operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih, Deli Serdang Siapkan 394 Koperasi
Peresmian Warisan Kopi di Bojong Koneng, Langkah Nyata Dorong Investasi Ramah Lingkungan di Kabupaten Bogor
Panitia HUT ke-14 MASPEKAL Tahun 2026 Resmi Terbentuk
Yogya Cimanggu Avenue Resmi Dibuka Besok, Hadirkan Pusat Belanja Modern di Kota Bogor
Harga “Minyak Kita” Tembus Rp 22.000 per Kg di Pasar, Jauh di Atas HET
Toserba Yogya Plaza Indah Bogor Tutup 20 April 2026, Warga Padati Lokasi untuk Momen Terakhir
Berita ini 19 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:27 WIB

Bupati Humbahas Tinjau Peternakan Ayam Petelur di Lintongnihuta

Senin, 18 Mei 2026 - 18:14 WIB

MASPEKAL Humbahas Sampaikan Surat ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:37 WIB

Presiden Resmikan Operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih, Deli Serdang Siapkan 394 Koperasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:27 WIB

Peresmian Warisan Kopi di Bojong Koneng, Langkah Nyata Dorong Investasi Ramah Lingkungan di Kabupaten Bogor

Selasa, 28 April 2026 - 18:23 WIB

Panitia HUT ke-14 MASPEKAL Tahun 2026 Resmi Terbentuk

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Masinton Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 3 Jun 2026 - 18:00 WIB