TRC Persampahan Kembali Turun ke Gang Kancil, Sungai Tersumbat Sampah Rumah Tangga dan Plastik

- Redaktur

Minggu, 26 April 2026 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kabupaten Bogor, Jabar
‎
Tim Reaksi Cepat (TRC) Persampahan kembali diterjunkan ke kawasan Gang Kancil untuk melakukan pembersihan aliran sungai yang tersumbat oleh tumpukan sampah rumah tangga dan plastik. Kondisi ini menjadi perhatian serius, mengingat kejadian serupa telah terjadi hingga tiga kali di lokasi yang sama.
‎
‎Petugas mendapati saluran air dipenuhi berbagai jenis sampah, mulai dari kantong plastik, botol bekas, hingga limbah rumah tangga yang menghambat aliran air. Akibatnya, saat hujan turun, air kerap meluap dan berpotensi memicu genangan hingga banjir di permukiman warga sekitar.
‎
‎“Ini sudah yang ketiga kalinya kami bersihkan di titik ini. Artinya, masih ada kebiasaan membuang sampah sembarangan yang belum berubah,” ujar salah satu petugas TRC di lokasi.
‎
‎Meski upaya pembersihan terus dilakukan, permasalahan serupa kembali terulang. Hal ini menunjukkan bahwa penanganan tidak cukup hanya dari sisi teknis, tetapi juga membutuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan.
‎
‎Pihak terkait sebelumnya telah melakukan berbagai langkah preventif, termasuk memberikan imbauan langsung kepada warga serta berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW setempat. Namun, tanpa perubahan perilaku, kondisi sungai dikhawatirkan akan terus mengalami penyumbatan.
‎
‎Petugas juga mengingatkan bahwa dampak dari kebiasaan membuang sampah sembarangan tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga berisiko besar menimbulkan bencana. “Kalau buang sampah sembarangan terus, banjir di Bogor bukan cuma ancaman, tapi bisa jadi kenyataan,” tegasnya.
‎
‎Warga diharapkan lebih disiplin dalam mengelola sampah rumah tangga dan memanfaatkan fasilitas pembuangan yang telah disediakan. Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah menjadi kunci utama untuk mencegah terulangnya permasalahan serupa di masa mendatang.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Humbahas Susun Rencana Aksi Pangan dan Gizi Berbasis Potensi Lokal, Indeks Ketahanan Pangan Turun pada 2025
dr. Henry Romulo Manalu Gantikan dr. Tiar di RSUD Doloksanggul, Apa Alasan Pergantiannya?
Bupati Humbahas Lantik Pejabat Administrator dan Fungsional, Kinerja ASN Akan Dievaluasi
Kejar Piutang Pajak Hampir Rp600 Miliar, Pemkot Bogor Lantik Delapan Juru Sita Pajak Daerah
Pemkab Humbahas Sosialisasikan Anti-Korupsi, Hasil SPI 2025 Jadi Sorotan
Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Batutulis Mulai Diuji Coba 27 Oktober, Dua Jalur Dibuka
Jalan MA Salmun Pasar Anyar Bogor Resmi Ditutup, Pembangunan JPO Dimulai ‎
Desa Siponjot Humbahas Diusulkan Jadi Kampung Kreatif Sumut Berkah, BUMDes Kelola 1.080 Ayam Petelur
Berita ini 20 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Humbahas Susun Rencana Aksi Pangan dan Gizi Berbasis Potensi Lokal, Indeks Ketahanan Pangan Turun pada 2025

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:42 WIB

dr. Henry Romulo Manalu Gantikan dr. Tiar di RSUD Doloksanggul, Apa Alasan Pergantiannya?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Bupati Humbahas Lantik Pejabat Administrator dan Fungsional, Kinerja ASN Akan Dievaluasi

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:33 WIB

Kejar Piutang Pajak Hampir Rp600 Miliar, Pemkot Bogor Lantik Delapan Juru Sita Pajak Daerah

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:29 WIB

Pemkab Humbahas Sosialisasikan Anti-Korupsi, Hasil SPI 2025 Jadi Sorotan

Berita Terbaru