Sangkakala 7 || Kabupaten Bogor, Jabar
Tim Reaksi Cepat (TRC) Persampahan kembali diterjunkan ke kawasan Gang Kancil untuk melakukan pembersihan aliran sungai yang tersumbat oleh tumpukan sampah rumah tangga dan plastik. Kondisi ini menjadi perhatian serius, mengingat kejadian serupa telah terjadi hingga tiga kali di lokasi yang sama.
Petugas mendapati saluran air dipenuhi berbagai jenis sampah, mulai dari kantong plastik, botol bekas, hingga limbah rumah tangga yang menghambat aliran air. Akibatnya, saat hujan turun, air kerap meluap dan berpotensi memicu genangan hingga banjir di permukiman warga sekitar.
“Ini sudah yang ketiga kalinya kami bersihkan di titik ini. Artinya, masih ada kebiasaan membuang sampah sembarangan yang belum berubah,” ujar salah satu petugas TRC di lokasi.
Meski upaya pembersihan terus dilakukan, permasalahan serupa kembali terulang. Hal ini menunjukkan bahwa penanganan tidak cukup hanya dari sisi teknis, tetapi juga membutuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Pihak terkait sebelumnya telah melakukan berbagai langkah preventif, termasuk memberikan imbauan langsung kepada warga serta berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW setempat. Namun, tanpa perubahan perilaku, kondisi sungai dikhawatirkan akan terus mengalami penyumbatan.
Petugas juga mengingatkan bahwa dampak dari kebiasaan membuang sampah sembarangan tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga berisiko besar menimbulkan bencana. “Kalau buang sampah sembarangan terus, banjir di Bogor bukan cuma ancaman, tapi bisa jadi kenyataan,” tegasnya.
Warga diharapkan lebih disiplin dalam mengelola sampah rumah tangga dan memanfaatkan fasilitas pembuangan yang telah disediakan. Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah menjadi kunci utama untuk mencegah terulangnya permasalahan serupa di masa mendatang.
Penulis : Heri
Editor : Priyatna








