Sangkakala 7 || Humbahas, Sumut
Dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30, Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., menghadiri Forum Akselerator Negeri yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (25/4/2026).
Peringatan Hari Otonomi Daerah sendiri merujuk pada kebijakan desentralisasi yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang menjadi landasan utama dalam pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia saat ini.
Momentum 30 tahun Otda ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang refleksi atas capaian dan tantangan pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Forum Akselerator Negeri menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong percepatan pembangunan. Kegiatan ini diikuti oleh para gubernur, bupati/wali kota se-Indonesia, serta pejabat tinggi di lingkungan Kemendagri.
Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, menegaskan empat fokus utama yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah.
Pertama, pengendalian inflasi guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Kedua, penurunan tingkat pengangguran melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ketiga, percepatan penurunan angka kemiskinan dan stunting melalui intervensi lintas sektor yang terintegrasi.
Keempat, penerapan creative financing sebagai alternatif pembiayaan pembangunan daerah di tengah keterbatasan fiskal.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Humbang Hasundutan menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan strategis tersebut secara konkret.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan akan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah serta memastikan program-program prioritas benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Fokus kita jelas, bagaimana kebijakan tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam pengendalian inflasi, pengurangan pengangguran, penurunan kemiskinan, dan percepatan penanganan stunting,” tegasnya.
Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala BPKPD Kabupaten Humbang Hasundutan, Resva Panjaitan. Diharapkan, forum ini tidak sekadar menjadi ajang pertemuan, tetapi mampu melahirkan langkah-langkah konkret yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil, demi mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan di Humbang Hasundutan.
Penulis : Charles Sihombing
Editor : Priyatna








