Sangkakala 7 || Kabupaten Humbahas, Sumut
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Si Raja Oloan (SRO) Kabupaten Humbang Hasundutan menggelar pertemuan strategis pada Kamis, 30 April 2026, di kediaman Bendahara DPC SRO Humbahas, Lamtiar Sihite.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPC Si Raja Oloan Humbahas, Ebenezer Naibaho, didampingi Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan dan Pembangunan Sekretariat, St. Hotlan R. Sihotang, serta sejumlah tokoh adat (natua-tua) Si Raja Oloan. Turut hadir memberikan dukungan, Anggota DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan dari Fraksi Golkar, Juper Sinambela.
Pembahasan utama dalam pertemuan ini meliputi pematangan agenda pelantikan pengurus serta rencana pembangunan Kantor Sekretariat Si Raja Oloan Kabupaten Humbang Hasundutan yang ditargetkan terlaksana pada Juni mendatang.
Keberadaan sekretariat tersebut diharapkan menjadi simbol kuat soliditas dan solidaritas antar marga Si Raja Oloan (Naibaho, Sihotang, Bakara, Sinambela, Sihite, Simanullang), baik yang berada di Humbang Hasundutan maupun di perantauan.
Selain agenda organisasi, pertemuan juga menyoroti kondisi sosial, khususnya masa depan generasi muda di Humbang Hasundutan. Para tokoh menyampaikan keprihatinan atas peristiwa tragis yang merenggut nyawa seorang remaja akibat kenakalan atau kejahatan jalanan yang terjadi baru-baru ini.
“Kami sangat prihatin dan menyesalkan kejadian tersebut. Semoga keluarga korban diberi ketabahan dan kekuatan,” ujar Ketua DPC SRO Humbahas, Ebenezer Naibaho.
Senada dengan itu, St. Hotlan R. Sihotang menegaskan pentingnya langkah konkret dari para pemangku kepentingan.
“Kami mendorong aparat penegak hukum untuk bekerja secara transparan dan adil dalam mengungkap kasus ini. Kami juga meminta pihak dunia pendidikan agar lebih serius memperhatikan moral dan etika generasi muda,” tegasnya.
Menutup pertemuan, pengurus DPC Si Raja Oloan mengajak seluruh pomparan di mana pun berada untuk bersatu, mendukung, dan mendoakan agar seluruh rencana organisasi berjalan lancar dalam kasih Tuhan.
Semangat kebersamaan ini ditegaskan melalui semboyan adat:
“Tampakna do tajomna, rim ni tahi do gogona”
(Kebersamaan menghasilkan keberhasilan, dan mufakat menjadi kekuatan).
Penulis : Charles Sihombing
Editor : Priyatna








