Banjir Setinggi Satu Meter Rendam Pondok Pesantren Assyifa di Bojonggede, Aktivitas Santri Terganggu

- Redaktur

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kabupaten Bogor, Jabar
‎
Banjir kembali melanda wilayah Bojonggede, Kabupaten Bogor, dengan ketinggian air dilaporkan mencapai lebih dari satu meter. Salah satu lokasi terdampak parah adalah Pondok Pesantren Assyifa, yang turut terendam hingga mengganggu aktivitas para santri.
‎
‎Air yang menggenangi area pesantren merendam sejumlah bangunan, ruang belajar, serta fasilitas penunjang lainnya. Kondisi ini menyebabkan kegiatan belajar mengajar tidak dapat berjalan normal. Para santri terpaksa menunda aktivitas, bahkan beberapa harus mengungsi sementara demi keselamatan.
‎
‎Warga sekitar dan pihak pesantren menyebutkan bahwa banjir tersebut bukan kejadian baru. Setiap musim hujan tiba, kawasan ini kerap dilanda banjir dengan ketinggian yang cukup signifikan. Situasi ini menimbulkan keresahan berkepanjangan, terutama bagi para santri yang tinggal dan menempuh pendidikan di lingkungan tersebut.
‎
‎Selain kerugian materiil akibat rusaknya fasilitas dan barang-barang, dampak psikologis juga dirasakan oleh para santri. Rasa cemas dan ketidaknyamanan muncul setiap kali hujan deras turun, karena khawatir banjir kembali datang.
‎
‎Masyarakat dan pengelola pesantren berharap adanya penanganan serius dan berkelanjutan dari pemerintah serta pihak terkait. Mereka menginginkan solusi konkret untuk mengatasi persoalan banjir yang sudah berlangsung lama, bukan hanya penanganan sementara saat bencana terjadi.
‎
‎“Harapannya ada langkah nyata agar banjir ini tidak terus berulang. Ini menyangkut kenyamanan dan masa depan pendidikan para santri,” ujar salah satu warga.
‎
‎Dengan kondisi yang terus berulang, warga berharap semua pihak dapat segera berkolaborasi untuk mencari solusi terbaik, sehingga lingkungan di Bojonggede, khususnya Pondok Pesantren Assyifa, dapat terbebas dari ancaman banjir di masa mendatang.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan
Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter
Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Berita Terbaru

Parlemen

ENAM FRAKSI DPRD HUMBAHAS SOROTI RAPBD TAHUN 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:50 WIB

Pemerintahan

Sekdakab Tapteng Tutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:38 WIB