Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Tengah Hujan, Forkopimda dan Warga Jaga Ekosistem Setu Citatah

- Redaktur

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kabupaten Bogor, Jabar
Di tengah guyuran hujan, jajaran Forkopimda bersama masyarakat turun langsung ke Setu Citatah, Cibinong, untuk melakukan penangkapan ikan sapu-sapu sekaligus menebar bibit ikan lokal ke aliran sungai, sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan ekosistem perairan.

‎Kegiatan tersebut menjadi simbol semangat gotong royong menjaga alam. Ikan sapu-sapu yang dikenal sebagai spesies invasif dinilai perlu dikendalikan karena populasinya yang terus meningkat dapat mengganggu keseimbangan ekosistem perairan, termasuk mengancam keberadaan ikan-ikan lokal.

‎“Di tengah hujan, saya bersama Forkopimda dan masyarakat menangkap ikan sapu-sapu di Setu Citatah sekaligus menebar bibit ikan lokal ke sungai. Ini menjadi pengingat bahwa menjaga sungai dan lingkungan adalah tanggung jawab bersama demi lingkungan yang lebih lestari,” ujar Bupati Bogor Rudy Susmanto.

‎Dalam kegiatan tersebut, ratusan kilogram ikan sapu-sapu berhasil diangkat dari Setu Citatah hanya dalam waktu singkat. Pemerintah Kabupaten Bogor menilai langkah ini menjadi stimulus awal untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kualitas sungai, setu, dan sumber daya air lainnya.

‎Selain penangkapan ikan invasif, pemerintah juga melakukan penebaran bibit ikan lokal sebagai upaya pemulihan ekosistem perairan agar keseimbangan habitat alami tetap terjaga. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengembalikan populasi ikan asli yang mulai terganggu akibat dominasi ikan sapu-sapu.

‎Berdasarkan kajian sejumlah pakar lingkungan, dominasi ikan sapu-sapu di sungai maupun setu menjadi indikator terganggunya kualitas lingkungan perairan. Ikan ini memiliki kemampuan bertahan hidup tinggi dan berkembang biak cepat sehingga dapat menggeser spesies lokal.

‎Kegiatan pelestarian lingkungan di Setu Citatah juga dirangkaikan dengan ajakan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai, tidak membuang sampah sembarangan, serta bersama-sama merawat kawasan perairan agar tetap bersih, sehat, dan lestari untuk generasi mendatang.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Perkuat Layanan Publik, Pemkab Bekasi Ajukan Tiga Raperda Strategis
Wakil Bupati Kapuas Hulu Hadiri Rakornis TMMD ke-129 TA 2026 Secara Virtual
Kepala Disporapar Kapuas Hulu Hadiri Rapat Pembahasan Festival Lestari Tahun 2026
Bupati Tapteng Hadiri Pembukaan PRSU, Manfaatkan Sebagai Ajang Etalase Promosi Potensi Daerah
Ini Dia, Perusahaan dan Mitra Penerima Penghargaan CSR Awards Kabupaten Bekasi 2026
Yemima Mutiara Caren Sitanggang Dinobatkan sebagai Putri Otonomi Indonesia 2026
Bergerak Cepat dan Totalitas, Bupati Tapteng Apresiasi Polri
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:47 WIB

Perkuat Layanan Publik, Pemkab Bekasi Ajukan Tiga Raperda Strategis

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:09 WIB

Wakil Bupati Kapuas Hulu Hadiri Rakornis TMMD ke-129 TA 2026 Secara Virtual

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:47 WIB

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:21 WIB

Bupati Tapteng Hadiri Pembukaan PRSU, Manfaatkan Sebagai Ajang Etalase Promosi Potensi Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:48 WIB

Ini Dia, Perusahaan dan Mitra Penerima Penghargaan CSR Awards Kabupaten Bekasi 2026

Berita Terbaru

Pemerintahan

Perkuat Layanan Publik, Pemkab Bekasi Ajukan Tiga Raperda Strategis

Minggu, 5 Jul 2026 - 16:47 WIB

Pemerintahan

Minggu, 5 Jul 2026 - 09:47 WIB