Foto : Bupati Tapteng bersama kepala daerah se-Sumut menghadiri pembukaan PRSU ke-50, Jumat (4/7/2026). (Sangkakala 7/Dinas Kominfo Tapteng)
Medan, Sumut || Sangkakala 7
Upaya strategis mempromosikan potensi daerah, memperkuat peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta merayakan kekayaan budaya lokal, Pemprov Sumatera Utara menggelar Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50.
Acara berlangsung dari tanggal 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Panggung Utama PRSU, Jalan Gatot Subroto, Medan.
Acara pembukaan dilakukan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, pada Jumat malam (4/7/2026).
Terlihat hadir dalam seremoni tersebut Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, bersama jajaran Forkopimda Sumut, para kepala daerah se-Sumatera Utara, serta perwakilan konsulat jenderal negara sahabat.
Mengusung tema “Harmoni Emas”, gelaran PRSU tahun ini bukan sekedar ajang hiburan, melainkan tonggak sejarah penting bagi pembangunan daerah.
Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya menegaskan, PRSU ke-50 adalah momentum krusial untuk memperkenalkan keunggulan daerah kepada investor dan pelaku usaha.
PRSU ke-50 menjadi penanda perjalanan sejarah pembangunan Sumatera Utara. Ini adalah ruang pertemuan bagi investasi, promosi potensi daerah, kekayaan budaya, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia.
“Dari sinilah kita menunjukkan kepada Indonesia bahwa Sumatera Utara memiliki potensi besar untuk terus tumbuh dan berkembang,” ujar Wakil Gubernur.
Lebih lanjut, Surya menegaskan, PRSU dirancang sebagai pusat interaksi perdagangan, teknologi, olahraga, dan inovasi, yang diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat luas.
Sejalan dengan semangat tersebut, Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyampaikan komitmennya untuk memanfaatkan ajang PRSU sebagai etalase promosi potensi daerahnya.
Ia menyoroti berbagai sektor andalan, mulai dari pariwisata hingga kekayaan historis.
“Tapteng memiliki potensi yang luar biasa. Kita memiliki garis pantai yang panjang dengan pesona pulau-pulau yang indah, situs purbakala di Desa Jago-jago, hingga wisata religi. Kami akan terus mengeksplorasi potensi-potensi ini agar semakin dikenal luas,” sebut Masinton.
Bupati juga menyinggung semangat kebangkitan pascabencana yang kini tengah dilakukan di Tapanuli Tengah. Dengan semangat “Bangkit Lebih Cepat, Pulih Lebih Kuat” serta nilai “Sahata Saoloan”, semangat keragaman untuk saling menopang dan bersatu, Pemkab Tapteng berkomitmen untuk menata kembali daerah demi kesejahteraan masyarakat.
Gelaran PRSU ke-50 yang berlangsung selama satu bulan penuh ini diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi kreatif dan investasi di Sumatera Utara, sekaligus mempererat sinergi antardaerah dalam bingkai harmoni yang kuat.
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna







