Potret Pasca Pembongkaran 163 Kios Ilegal di Puncak Cianjur, Kawasan Jalur Wisata Kini Tampak Lebih Lapang

- Redaktur

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bogor, Jabar || Sangkakala 7
Wajah kawasan Jalur Puncak Cianjur kini terlihat jauh berbeda setelah ratusan kios ilegal dibongkar dalam operasi penertiban yang dilakukan aparat gabungan. Area yang sebelumnya dipenuhi bangunan semi permanen di sepanjang bahu jalan kini tampak lebih terbuka dan lapang. Selasa, 16/06/2026.

Penertiban dilakukan di tiga titik krusial, yakni kawasan Rest Area Segar Alam (Puncak Pass), area Tugu Botol Kecap, hingga kawasan dekat Jembatan Cikundul. Operasi tersebut dipimpin oleh Satpol PP Kabupaten Cianjur bersama unsur TNI, Polri, dan instansi terkait.

Sebanyak 163 unit bangunan semi permanen diratakan karena terbukti tidak memiliki izin resmi serta berdiri di atas ruang milik jalan dan bahu jalan yang tidak sesuai dengan peruntukan tata ruang. Langkah ini merupakan bagian dari program penataan kawasan wisata Puncak agar kembali tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Pembongkaran sempat diwarnai penolakan dari sebagian pedagang yang menggantungkan mata pencaharian di lokasi tersebut. Meski demikian, aparat tetap melanjutkan proses penertiban setelah situasi berhasil dikendalikan.

Pemerintah Kabupaten Cianjur menegaskan bahwa penataan kawasan dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang publik, menjaga ketertiban tata ruang, serta meningkatkan estetika jalur wisata Puncak yang menjadi salah satu pintu gerbang utama menuju kawasan wisata di Jawa Barat.

Sebelumnya, pemerintah juga telah melakukan penertiban pada tahap awal terhadap sekitar 40 kios. Dengan pembongkaran terbaru sebanyak 163 bangunan, total bangunan yang telah ditertibkan di sepanjang Jalur Puncak kini telah melampaui 200 kios.

Pasca pembongkaran, area di sekitar Rest Area Segar Alam, Tugu Botol Kecap, hingga Jembatan Cikundul kini tampak lebih bersih dan terbuka. Pemerintah berharap kondisi tersebut dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memperlancar arus lalu lintas, sekaligus mendukung wajah baru kawasan Puncak sebagai destinasi wisata yang lebih tertata.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Humbahas Harapkan Percepatan Pembangunan RSUD Doloksanggul Demi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Pemkab Bogor Torehkan Prestasi Tingkat Nasional, Meraih Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026
DED Fly Over Bambu Kuning dan Jembatan Situ Nanggerang Resmi Dipublikasikan, Warga Bojonggede Sambut Baik
Wajah Baru Alun-Alun Kabupaten Bogor Jadi Kado Istimewa HJB ke-544
Pemkot Bogor Batasi Penggunaan Kendaraan Dinas hingga 50 Persen Usai Kenaikan Harga Pertamax
Bupati Tapteng dan Bupati Taput Tinjau Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Pemkot Bogor Siapkan Perwali, Siswa Wajib Tanam Pohon dari SD hingga SMA
Bupati Bogor Tinjau Kawasan Minapolitan, Akhiri Hari Kerja di Balai Benih Ikan Rancabungur
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:24 WIB

Bupati Humbahas Harapkan Percepatan Pembangunan RSUD Doloksanggul Demi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:53 WIB

Pemkab Bogor Torehkan Prestasi Tingkat Nasional, Meraih Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:48 WIB

Potret Pasca Pembongkaran 163 Kios Ilegal di Puncak Cianjur, Kawasan Jalur Wisata Kini Tampak Lebih Lapang

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:45 WIB

DED Fly Over Bambu Kuning dan Jembatan Situ Nanggerang Resmi Dipublikasikan, Warga Bojonggede Sambut Baik

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:23 WIB

Pemkot Bogor Batasi Penggunaan Kendaraan Dinas hingga 50 Persen Usai Kenaikan Harga Pertamax

Berita Terbaru