Tapanuli Utara | Sangkakala.tv –
Sijago Merah Melalap Pasar Siborongborong, yang terletak di Jalan Dolok Martimbang, Kelurahan Pasar Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatra Utara (Sumut), pada Rabu (22/9/2021) siang.
Dalam waktu dua jam, 10 kios milik Pemkab Taput dan lima rumah ludes di lalap sijago Merah.
Api diduga berasal dari salah satu rumah warga, yakni rumah Arion Panjaitan yang kemudian dengan cepat merambat ke sejumlah rumah warga, hingga api merambat meludeskan kios milik pemkab yang ada di sekitarnya.
Kebakaran Pasar Siborongborong terjadi sekitar pukul 12.00 wib, dan berhasil di padamkankan pukul 14.00 wib.
Kasubbag Humas Polres Taput Aiptu W Baringbing membenarkan peristiwa kebakaran tersebut, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kejadian tersebut terjadi rabu tadi 22/9/2021 pukul 12.00 wib di Jalan Dolok Martimbang kelurahan pasar siborongborong kecamatan Siborongborong Tapanuli Utara.

Ada total lima belas unit yang terbakar antara lain lima unit rumah warga semi permanen dan sepuluh unit kios milik pemkab taput terbuat dari papan, ” terang Baringbing.
Pemilik rumah dalam peristiwa tersebut yaitu ;
• ARION PANJAITAN.
umur sekitar ( 40 ) , warga Jalan Dolok Martimbang Kelurahan pasar siborongborong kec Siborongborong Kab Tap Utara,
• LISTON NABABAN (40 ) warga jalan dolok martimbang kelurahan Pasar siborongborong kec Siborongborong kab Tapanuli Utara.
• PASAL SIHOMBING, ( 43 ) warga Jalan dolok martimbang kelurahan pasar siborongborong Kec Siborongborong kab Tapanuli Utara,
• DANCES SILABAN
( 38) warga Jalan dolok martimbang kelurahan pasar Siborongborong kec Siborongborong Kab Tapanuli Utara ,
• MARIKI HUTAGALUNG ( 35 ) warga Jalan dolok marbimbang kelurahan Pasar Siborongborong kec Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara .

Kemudian dari hasil keterangan saksi yang kita peroleh, bahwa api bersumber dari rumah Arion Panjaitan dan dengan cepat merambat kerumah yang lain.
Rumah posisi rapat sedangkan kios milik pemkab tepat di belakang rumah yang terbakar.
Tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut namun kerugian yang di taksir milliyaran Rupiah.
Saat ini team Inafis kita masih melakukan olah TKP dilapangan untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut, ” tegasnya. (LG)








