Kabupaten Bekasi, Jabar || Sangkakala 7
Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karang Indah 1 Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, mengkhawatirkan. Para murid terpaksa belajar di ruang kelas yang tidak layak. Selain itu, jumlah guru yang mengajar tidak ideal. Dua ruang kelas di sekolah tersebut rusak, Rabu 19 Agustus 2026.
Banyak titik pada dinding kelas yang mengelupas, bahkan retak. Begitu juga lantai yang turut mengelupas dan hancur. Karena tidak memiliki ruang kelas lainnya, para murid terpaksa belajar di ruangan yang tidak layak tersebut.
Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi menyiapkan dua tahap perbaikan untuk SDN Karangindah 01 di Desa Karangindah, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, yang mengalami kerusakan pada sejumlah bagian bangunan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Imam Faturochman mengakui, pihaknya masih kekurangan tenaga pendidik dan kependidikan. Tidak hanya di SDN Karang Indah 01, tetapi di sejumlah sekolah lainnya.
Namun, untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, persoalan tersebut diatasi dengan pembagian tugas dan beban kerja antarsekolah yang berdekatan. Terkait kondisi ruang kelas yang rusak, kata dia, tengah dikoordinasikan dengan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi. ”Jumlah sekolah yang perlu perbaikan sudah ada di dinas terkait. Kami membantu mengkoordinasikan,” tegasnya.
Hal senada, Kepala Bidang Pembinaan Guru, Tenaga Kependidikan, dan Penjamin Mutu Pendidikan (GTK dan PMP) Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Asep Permana mengatakan, perbaikan tahap pertama akan dilakukan menggunakan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) melalui perubahan Anggaran Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) 2026.
Kondisi lantai dan dinding ada yang terkelupas, dapat diperbaiki melalui anggaran BOS, dan akan dianggarkan untuk perbaikannya di ARKAS Perubahan, ucap Asep pada Kamis (20/08/2026).
Asep menambahkan, bagian plafon dan genteng menjadi prioritas perbaikan tahap awal karena kondisinya perlu segera ditangani.
Selain perbaikan ringan melalui dana BOS, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi menyiapkan tahap kedua berupa pengusulan perbaikan dengan cakupan lebih besar, tuturnya.
Asep telah menginstruksikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN Karangindah 01 untuk segera menangani bagian bangunan yang dinilai berpotensi membahayakan siswa, katanya.
Plt Kepala SDN Karangindah 01 Irma Nuryanti menyampaikan, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung kondusif meski terdapat sejumlah bagian bangunan yang membutuhkan perbaikan.
Selama enam bulan bertugas di sekolah tersebut, Irma mengatakan, para guru terus berupaya menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman bagi siswa. Namun, pihak sekolah tetap memantau kondisi bangunan, terutama saat hujan deras, katanya.
Menurut Irma, kerusakan pada sejumlah bagian bangunan, termasuk lantai ruang kelas 6, sudah terjadi sebelum dirinya bertugas di sekolah tersebut.
Ia menduga kondisi tanah di sekitar sekolah yang labil turut memengaruhi kerusakan bangunan. “Di sini tanahnya labil. Jadi ketika musim kemarau panjang, tanah itu retak. Jadi mungkin karena posisinya ini kan kemarau lama, jadi cepat gitu kondisi tanah itu amblas,” kata Irma.
Hal ini, pihak sekolah telah melaporkan kondisi bangunan kepada pihak terkait dan kini masih menunggu proses perbaikan.
Walaupun memiliki keterbatasan fasilitas dan sejumlah bagian bangunan, aktivitas pendidikan tetap berjalan. Irma berharap proses perbaikan dapat segera dilakukan sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dalam kondisi yang lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun guru, tutupnya.
Penulis : Devan
Editor : Priyatna










