JAKARTA | Sangkakala.tv
Gempa yang terjadi di tahun 1992 di Taiwan, tidak saja menghancurkan banyak bangunan, juga menghancurkan banyak keluarga bahagia.
Dikisahkan ada seorang nenek tua demi mengobati cucunya yang sakit, terpaksa menjadi pemulung. Hingga suatu
hari seorang siswa bertemu dengan nenek ini mengetahui keadaannya.
Siswa ini mengajak siswa yang lain membantu nenek ini, mereka sepakat mengumpulkan dan memisahkan sampah di sekolah lalu di berikan kepada nenek ini,
dan mengumpulkan makan siang yang tersisa di kantin di bungkus dan di serahkan kepada nenek ini.
Nenek ini sangat terharu,
memuji para siswa ini sangat bijaksana, pintar dan mempunyai hati yang penuh kasih sayang.
KUALITAS dan NILAI HIDUP kita dapat di ukur melalui kacamata orang lain.
Memang kehidupan bukan untuk di perjual belikan, mungkin orang lain hanya menilai dari sisi luarnya saja, tapi saat kehidupan atau kesaksian hidup kita mampu menjadi TELADAN bagi orang lain dan memberikan Kebahagiaan orang lain, maka itu berarti KUALITAS dan NILAI HIDUP kita BAIK.
Manusia jika memiliki sebuah hati yang baik, walaupun itu sepatah kata yang menghibur atau senantiasa melakukan kebajikan semua perbuatan ini patut mendapat pujian.
TABURKAN BENIH-BENIH CINTA KASIH KE SEGENAP PENJURU LINGKUNGAN KITA, MAKA BANGSA INI AKAN PENUH DENGAN KEHANGATAN DAN KEDAMAIAN.
(Redaksi)
SALAM ROMO ASUN GOTAMA
WASEKJEND DPP WALUBI







