Menanamkan Nilai Kemanusiaan Sejak Dini

- Redaktur

Sabtu, 25 September 2021 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Sangkakala.tv
Gempa yang terjadi di tahun 1992 di Taiwan, ‎tidak saja menghancurkan banyak bangunan, ‎juga menghancurkan banyak keluarga bahagia.

Dikisahkan ada seorang nenek tua demi mengobati cucunya yang sakit, terpaksa menjadi pemulung. Hingga suatu

hari seorang siswa bertemu dengan nenek ini mengetahui keadaannya.

Siswa ini mengajak siswa yang lain membantu nenek ini, mereka sepakat mengumpulkan dan memisahkan sampah di sekolah lalu di berikan kepada nenek ini,

dan mengumpulkan makan siang yang tersisa di kantin di bungkus dan di serahkan kepada nenek ini.

Nenek ini sangat terharu,‎
memuji para siswa ini sangat bijaksana, pintar dan mempunyai hati yang penuh kasih sayang.

KUALITAS dan NILAI HIDUP kita dapat di ukur melalui kacamata orang lain.

Memang kehidupan bukan untuk di perjual belikan, ‎mungkin orang lain hanya menilai dari sisi luarnya saja, tapi saat kehidupan atau kesaksian hidup kita mampu menjadi TELADAN bagi orang lain dan memberikan Kebahagiaan orang lain, maka‎ itu berarti KUALITAS dan NILAI HIDUP kita BAIK.

Manusia jika memiliki sebuah hati yang baik, walaupun‎ itu sepatah kata yang menghibur atau senantiasa melakukan kebajikan semua perbuatan ini patut mendapat pujian.

TABURKAN BENIH-BENIH CINTA KASIH KE SEGENAP PENJURU LINGKUNGAN KITA,‎ MAKA BANGSA INI AKAN PENUH DENGAN KEHANGATAN DAN KEDAMAIAN.
(Redaksi)

SALAM ROMO ASUN GOTAMA
WASEKJEND DPP WALUBI

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda
Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla
Kadis Kesehatan Tapteng Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman HKBP Dolok Nauli
Pemkab Humbahas Ikuti Perayaan Tahun Ekologi HKBP, Bersama Menjaga Kelestarian Alam
Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur
Ribuan Warga Kabupaten Bogor Gelar Shalat Istisqa, Memohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang
Bupati Donggala Buka STQ Ke- X Tingkat Kecamatan, Desa Surumana, Kec. Banawa Selatan
Hadiri Perayaan HUT ke-49 HKBP Pandan Kota, Bupati Tapteng Ulosi Puluhan Jemaat Lansia
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Kadis Kesehatan Tapteng Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman HKBP Dolok Nauli

Senin, 28 September 2026 - 15:58 WIB

Pemkab Humbahas Ikuti Perayaan Tahun Ekologi HKBP, Bersama Menjaga Kelestarian Alam

Sabtu, 19 September 2026 - 13:29 WIB

Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur

Berita Terbaru