Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎

- Redaktur

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor, Jawa Barat || Sangkakala 7
‎Kelompok yang mengatasnamakan Pemuda Peduli Anti Korupsi (PPAK) Bogor Raya menyerukan aksi demonstrasi di Kota Bogor, Senin, 14/09/2026.
‎
‎Dalam seruan aksi yang beredar, massa rencananya berkumpul di kawasan Istana Presiden Bogor dan melakukan aksi di sekitar Tol Baranangsiang. Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga sekitar pukul 16.00 WIB atau sampai selesai.
‎
‎Massa yang diperkirakan berjumlah sekitar 300 orang membawa sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan transparansi pemerintahan, dugaan korupsi, pungutan liar, serta proses pengadaan barang dan jasa di wilayah Bogor.
‎
‎Salah satu tuntutan diarahkan kepada proses seleksi Direksi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Massa mendesak dilakukannya evaluasi serta pembatalan proses Panitia Seleksi (Pansel) yang mereka nilai diduga melanggar prosedur administrasi dan tidak transparan dalam tahapan seleksi.
‎
‎Selain itu, massa mendesak KPK RI dan aparat penegak hukum mempercepat proses penyidikan serta mengusut dugaan pungutan liar atau pemotongan upah pungut di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor.
‎
‎Mereka juga meminta aparat penegak hukum menelusuri dugaan aliran dana kepada pejabat yang disebut-sebut berkaitan dengan perkara tersebut.
‎
‎Tuntutan lainnya menyasar dugaan penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Massa juga meminta dugaan pelanggaran di lingkungan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor diusut secara transparan.
‎
‎Dalam seruan tersebut disebutkan bahwa kantor BPN Kabupaten Bogor baru saja digeledah oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Massa meminta proses hukum terkait persoalan tersebut dikawal hingga tuntas.
‎
‎Sementara di Kota Bogor, massa mendesak dilakukannya audit serta penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan mark-up anggaran pengadaan token listrik di lingkungan Pemerintah Kota Bogor.
‎
‎Mereka juga menyoroti dugaan pungutan liar di lingkungan SDN Sukadamai 3 Kota Bogor yang dinilai membebani wali murid.
‎
‎Tak hanya itu, massa mendesak Presiden RI dan DPR RI segera mengesahkan serta mengimplementasikan RUU Perampasan Aset Tindak Pidana sebagai instrumen hukum untuk mengembalikan kerugian negara akibat tindak pidana korupsi.
‎
‎Dalam seruan aksinya, kelompok tersebut mengusung slogan “Lawan Korupsi, Selamatkan Indonesia.”
‎
‎Aksi disebut akan menggunakan sejumlah perlengkapan, di antaranya perangkat sound system atau toa, bendera, mobil komando serta perlengkapan aksi lainnya.
‎
‎Hingga berita ini disusun, berbagai tuntutan tersebut merupakan aspirasi yang disampaikan oleh massa aksi. Dugaan pelanggaran maupun tindak pidana yang disebutkan tetap memerlukan pembuktian dan proses hukum oleh lembaga penegak hukum yang berwenang.
‎

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan
Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter
Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sekdakab Tapteng Tutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:38 WIB

Pemerintahan

Bupati Humbahas Bahas Hibah Aset Tanah dan Relokasi Kantor KPU

Kamis, 29 Okt 2026 - 17:19 WIB