Foto : Anak-anak sekolah terdampak bencana menaiki mobil layanan gratis yang disediakan Pemkab Tapteng, Rabu (14/10/2026). (Sangkakala 7/ist).
Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan usai bencana ekologis, Pemkab Tapteng l mengoperasikan tiga unit mobil angkutan sekolah jenis Toyota Hiace.
Layanan transportasi gratis ini disediakan untuk memastikan anak-anak sekolah terdampak bencana, tetap dapat mengakses fasilitas pendidikan secara aman dan lancar.
Kepala Dinas Pendidikan Tapteng, Johannes Simanjuntak menyebutkan, pada tahap awal pengoperasiannya, ketiga unit armada angkutan sekolah ini, difokuskan untuk melayani antar-jemput peserta didik di wilayah Kecamatan Tukka, mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK.
Penyediaan layanan armada antar jemput gratis ini, merupakan gagasan dan program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tapteng, untuk membantu siswa terdampak bencana dan menjawab kendala aksesibilitas yang dihadapi para siswa pascabencana.
“Di tengah keterbatasan dan masa pemulihan, akses transportasi yang layak menjadi faktor krusial, agar hak anak untuk memperoleh pendidikan tidak terputus,” kata Johannes Simanjuntak Rabu (14/10/2026), di Pandan.
Pada hari pertama operasionalnya, sambung Johannes, kegiatan antar jemput peserta didik menggunakan armada Hiace berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Orang tua dan para siswa menyambut antusias kehadiran fasilitas penunjang ini.
Lebih lanjut Ia menjelaskan, Pemkab Tapteng melalui Dinas Pendidikan terus berkomitmen mengawal pemulihan sektor pendidikan secara menyeluruh.
Penyediaan sarana transportasi ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi orang tua murid, serta memastikan bahwa kondisi bencana tidak menjadi penghalang bagi generasi muda Tapanuli Tengah untuk terus menuntut ilmu.
“Ke depan, Pemkab Tapteng akan terus mengevaluasi dan memperhatikan kebutuhan masyarakat pascabencana, khususnya para peserta didik untuk memastikan proses pemulihan sektor pendidikan berjalan optimal dan berkesinambungan,” pungkas Johannes.
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna










