Pemkab Tapteng Operasikan 3 Unit Angkutan Sekolah Gratis Untuk Siswa Terdampak Bencana

- Redaktur

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anak-anak sekolah terdampak bencana menaiki mobil layanan gratis yang disediakan Pemkab Tapteng, Rabu (14/10/2026). (Sangkakala 7/ist).

Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan usai bencana ekologis, Pemkab Tapteng l mengoperasikan tiga unit mobil angkutan sekolah jenis Toyota Hiace.

Layanan transportasi gratis ini disediakan untuk memastikan anak-anak sekolah terdampak bencana, tetap dapat mengakses fasilitas pendidikan secara aman dan lancar.

Kepala Dinas Pendidikan Tapteng, Johannes Simanjuntak menyebutkan, pada tahap awal pengoperasiannya, ketiga unit armada angkutan sekolah ini, difokuskan untuk melayani antar-jemput peserta didik di wilayah Kecamatan Tukka, mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK.

Penyediaan layanan armada antar jemput gratis ini, merupakan gagasan dan program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tapteng, untuk membantu siswa terdampak bencana dan menjawab kendala aksesibilitas yang dihadapi para siswa pascabencana.

“Di tengah keterbatasan dan masa pemulihan, akses transportasi yang layak menjadi faktor krusial, agar hak anak untuk memperoleh pendidikan tidak terputus,” kata Johannes Simanjuntak Rabu (14/10/2026), di Pandan.

Pada hari pertama operasionalnya, sambung Johannes, kegiatan antar jemput peserta didik menggunakan armada Hiace berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Orang tua dan para siswa menyambut antusias kehadiran fasilitas penunjang ini.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, Pemkab Tapteng melalui Dinas Pendidikan terus berkomitmen mengawal pemulihan sektor pendidikan secara menyeluruh.

Penyediaan sarana transportasi ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi orang tua murid, serta memastikan bahwa kondisi bencana tidak menjadi penghalang bagi generasi muda Tapanuli Tengah untuk terus menuntut ilmu.

“Ke depan, Pemkab Tapteng akan terus mengevaluasi dan memperhatikan kebutuhan masyarakat pascabencana, khususnya para peserta didik untuk memastikan proses pemulihan sektor pendidikan berjalan optimal dan berkesinambungan,” pungkas Johannes.

Facebook Comments Box

Penulis : Dzulfadli Tambunan

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Festival HUT ke-27 Kabupaten Tebo, Marching Band Simfony Sekawanesa MIN 4 Tebo Raih Juara 1
UNPAR Buka Kampus Cabang di Kota Bogor, Hadirkan Program Studi Arsitektur dan Teknologi Industri
Literasi Toba Tak Cukup Berhenti di Lomba Video, Perpustakaan Didorong Jadi Ruang Publik
IGTKI-PGRI Humbahas Kembali Aktif, Pengurus Periode 2026–2031 Dilantik
Lima SD Negeri di Kecamatan Paranginan Belum Pernah Menerima MBG
Tiga Siswa Humbahas Siap Berlaga di Olimpiade Gasing Nasional
Kadisdik Kabupaten Bekasi Imam Faturochman: “Kepsek Harus Perhatikan Mutu dan Fasilitas Pendidikan”
Siswa MIN 4 Tebo Juara 1 OMI 2026, Muhammad Adnan Shidiq Priyatama Siap Harumkan Nama Tebo di Tingkat Provinsi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Pemkab Tapteng Operasikan 3 Unit Angkutan Sekolah Gratis Untuk Siswa Terdampak Bencana

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Festival HUT ke-27 Kabupaten Tebo, Marching Band Simfony Sekawanesa MIN 4 Tebo Raih Juara 1

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:41 WIB

UNPAR Buka Kampus Cabang di Kota Bogor, Hadirkan Program Studi Arsitektur dan Teknologi Industri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Literasi Toba Tak Cukup Berhenti di Lomba Video, Perpustakaan Didorong Jadi Ruang Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:35 WIB

IGTKI-PGRI Humbahas Kembali Aktif, Pengurus Periode 2026–2031 Dilantik

Berita Terbaru