PALU-SULTENG | Sangkakala.tv –
Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulteng menerima kunjungan kerja Reses Komisi X DPR RI masa persidangan I tahun 2020-2021 dipusatkan di Palu, Senin (11/10/2021).
Rombongan Kunker reses ini dipimpin Ketua Tim Kunker Abdul Fikri Faqih dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera didampingi Wakil Ketua Komisi X Dede Yusuf dari Fraksi Partai Demokrat. Kunjungan diikuti 7 anggota termasuk unsur pimpinan Komisi X.
“Selamat datang seluruh Anggota Komisi X di Sulteng Semoga Kunjungan Ini Dapat Menambah Erat Jalinan Silaturahmi Dan Sinergitas Antara Lembaga Legislatif Dan Eksekutif, Serta Terserapnya Aspirasi-Aspirasi Dari Daerah Untuk Dielaborasi Lebih Lanjut Oleh Bapak/Ibu Komisi X Demi Meningkatnya Kualitas Legislasi, Terkhusus Pada Bidang-Bidang Yang Jadi Konsen Komisi X Yaitu Pendidikan, Olahraga, Kepemudaan, Perpustakaan Dan Pariwisata, ” kata Rusdy Mastura.
Rusdy Mastura menyambut baik kunjungan ini, diharapkan Komisi X Dan Para Peserta dapat bertanya jawab, dan saling menanggapi serta menambahkan satu sama lain terhadap data dan informasi yang dianggap kurang. hal ini penting supaya komisi x dapat memahami realita yang terjadi di Sulawesi Tengah untuk didalami lebih lanjut menjadi produk-produk legislasi yang Aspiratif Dan Rekomendatif.

Semoga pertemuan ini dapat kita manfaatkan sebagai sarana dialog, sharing dan kolaborasi membangun negeri, terkhusus bagi gerak cepat kerja-kerja Kita menuju Sulawesi Tengah yang lebih maju dan sejahtera, ” jelasnya.
Ketua Tim Kunker Abdul Fikri Faqih berharap aspirasi Pemprov Sulteng menjadi bahan Komisi X dalam menyuarakan di Pemerintah Pusat.
Usai diterima langsung Gubernur, Komisi X langsung menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pemprov Sulteng serta instansi Mitra Komisi X yang di pimpin oleh Wakil Gubernur Sulteng Ma’mun Amir selaku moderator.
Hadir Forkopimda Sulteng, perangkat daerah terkait lingkup Pemprov Sulteng, serta Mitra Kerja dan seluruh unsur penyelenggara layanan pada bidang-bidang yang dibawahi Komisi X. (Hard)








