Walaupun Di Masa Pandemi Covid-19 Umat Hindu Akan Merayakan Hari Raya Galungan, Tepatnya Pada Buda Kliwon Dungulan 14 April 2021

- Redaktur

Minggu, 11 April 2021 - 00:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB.BEKASI | Sangkakala.tv –
Secara umum, masyarakat mengatakan bahwa Galungan adalah hari raya kemenangan yaitu perang antara Dharma melawan Adharma.
Bebantenan dan sarana upakara lainnya pun telah disiapkan sejak jauh-jauh hari sebelumnya.

Dalam ajaran agama Hindu bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa adalah ketika datangnya hari suci atau hari raya.
Hari suci dalam agama Hindu di Bali, terjadi hampir setiap bulan.
Ucap Mangku Gusti

Seperti upacara Siwaratri, Nyepi, Saraswati, Pagerwesi, hingga Galungan dan Kuningan.
Serta masih banyak lagi hari raya penting lainnya. tegasnya
Pura Parahyangan Agung Jagatkarta Desa Tamansari, Kec. Tamansari, Bogor,
(Sabtu 10/04/2021)

Mengingat Galungan adalah satu diantara hari raya besar bagi umat Hindu.
Namun itu bukan berpesta apalagi dengan hal yang di luar Jalan Dharma.

Sebab pada saat Galungan, umat Hindu harus mampu mengendalikan dirinya.
Menyucikan diri dan pikiran, melakukan hal-hal kebajikan dan kegiatan mulia. terang nya

Serta memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa beserta manifestasi-Nya.
Agar mendapatkan tuntunan hidup, selama hidup di dunia.
Memberi jalan menuju Dharma (Kebaikan).

Sehingga bisa mengalahkan Adharma (Kejahatan)di dalam diri kita.

Untuk itu, saat Galungan, umat Hindu masing masing menghaturkan suguhan sesajen (upakara) atau bebantenan, Canang wangi,segehan dan Tirta.(Air)

Bebantenan ini juga sesuai dengan kemampuan masing-masing umat.
Seperti saat Galungan masyarakat Hindu, akan menghaturkan sesajen atau upakara seperti banten kurenan, punjung, penyeneng, ragunan, gebogan dan lain sebagainya sesuai kemampuan umat Hindu.

Hal ini sebagai rasa wujud bakti dan terimakasih kepada Tuhan. Sang ide Batara ciwa
Atas segala rahmat karunia,selama manusia hidup di dunia, akan slalu di jaga dan di karuniai.
Selanjutnya Banten ini harus dihaturkan dengan tulus ikhlas, sehingga menjadi berkah bagi umat.
Menurut Sri Svamu Sivananda (1993:37), bahwa kata Dharma berasal dari akar ‘dh’ yang artinya menyangga dunia ini. Atau penghuni dunia dan segenap ciptaannya.

Baik dari bhuana alit (manusia) hingga bhuana agung (alam semesta).
Seluruh ciptaan Tuhan ini, disangga dan dihidupi bersama-sama oleh Karma hukuman sebagai yang Maha Berkuasa.

Sehingga ajaran Dharma adalah pengenalan kembali dari hukum ini dan mematuhinya.

Umat yang menjalankan Dharma ini, adalah pengharapan untuk mencapai kemuliaan dari semua usaha umat manusia selama hidup di dunia.
Satu diantaranya adalah tujuan akhir hidup umat Hindu yakni moksa.

jadi Dharma yang di maksud adalah saat Galungan, secara harfiah berarti kebenaran. (WHS)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

*Binroh Nasional Polri, Dai Kamtibmas Polres Parimo Aiptu Zulham Ditunjuk Jadi Penceramah*
TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas
STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE
Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung
Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi
WABUP TAPTENG AJAK PEMUDA MAKMURKAN MASJID
Peringatan 1 Muharram, Pemkab Deli Serdang Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Penguat Persatuan
Kafilah Deli Serdang Raih Peringkat III MTQ Sumut ke-40
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

*Binroh Nasional Polri, Dai Kamtibmas Polres Parimo Aiptu Zulham Ditunjuk Jadi Penceramah*

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:01 WIB

TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:41 WIB

STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE

Senin, 20 Juli 2026 - 20:18 WIB

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung

Senin, 20 Juli 2026 - 09:26 WIB

Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi

Berita Terbaru