SDS Charis Global School Lippo Cikarang Desa Cibatu, Vaksinasi Anak Usia 6 Sampai 11 Tahun.

- Redaktur

Senin, 20 Desember 2021 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI | Sangkakala.tv –
Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan ketersediaan stok vaksin khusus untuk anak usia 6 hingga 11 tahun dalam keadaan aman.

Demi membantu Kegiatan Pemerintah Kabupaten Bekasi, SDS Charis Global School Lippo Cikarang Desa Cibatu Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi, turut melakukan kegiatan tersebut. Selasa 20/12/2021.

Petugas Nakes dan Relawan serta Babinsa koramil 08 Lemah Abang Serma Umar Dani bersama BKO Armed 7/105 GS turut membantu jalanya kegiatan tersebut, selain itu hadir dalam giat Vaksin tersebut, Kepala Sekolah SDS Charis Global School,Ibu Aminah dan staf
Kepala Sekolah SDS Karya Iman, Ibu Sulastri dan Staf, Kepala Sekolah Three little anggles,Ibu Mrs Yeni Wijaya dan Staf.

Kepala Sekolah SDS Charis Global School,Ibu Aminah dan staf juga memastikan, selama pelaksanaan vaksinasi anak, tidak ditemukan gejala KIPI dari mereka yang disuntik vaksin. “semoga aman, karena tidak ada laporan KIPI dari rekan-rekan Nakes ketika pelaksanaan vaksin terhadap anak, ”kata Aminah.

Serma Umar Dani Babinsa Koramil 08 Lemahabang juga menjelaskan, apabila terjadi KIPI pihak sekolah bersama Puskesmas setempat akan segera melakukan tindakan.

Sebab, masing-masing sekolah yang menyelenggarakan vaksinasi dapat memberikan layanan aduan atau konsultasi, melalui setiap Puskesmas yang bertugas.
“Setelah divaksin, anak-anak harus menunggu terlebih dahulu apakah ada gejala KIPI atau tidak. Tapi yang jelas, pihak sekolah bersama Puskesmas akan melakukan penanganan yang sesuai, ”ujarnya.

Serma Umar Dani mengakui, pada pelaksanaan vaksinasi dosis pertama yang dilakukan di masing-masing sekolah, terdapat beberapa faktor yang menjadi kendala. Di antaranya karena anak-anak yang menjadi sasaran telah melakukan imunisasi dan tidak bisa melaksanakan vaksinasi Covid-19.
“Kemudian ada yang kondisi kesehatannya yang kurang baik seperti batuk dan demam, serta banyak orang tua yang jadwalnya berbenturan dan tidak bisa mengantarkan anaknya,”kata Umar Dani.

Untuk memastikan akan ada penjadwalan ulang untuk anak-anak yang belum bisa mengikuti vaksinasi Covid-19. Penjadwalan tersebut akan diatur oleh pihak sekolah masing-masing dengan didampingi Puskesmas setempat. ” Pungkasnya. (Wr)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Toba Memberikan Bantuan Pendidikan Bagi 23 Siswa yang Masuk SMA Unggul
Sat Binmas Polres Touna Latih PBB dan Bina Polisi Cilik di Sekolah Rakyat Tojo Una-Una
Budayakan Malu, Stop Buang Air Besar Sembarangan
Perkuat Pelayanan Kesehatan, Pemkab Humbahas Jalin Kerja Sama dengan RS Columbia Asia Medan
Cegah Perundungan Sejak Dini, Polsek Weleri Gelar Penyuluhan Anti-Bullying di SD N 1 Penyangkringan
BNN Donggala Jemput Bola Berikan Penyuluhan Tentang Bahayanya Narkoba, Di SMP Negeri 5 Sirenja
Sosialisasi PAAREDI di SMA HKBP Doloksanggul, TP-PKK Humbahas Tekankan Pola Asuh Adaptif di Era Digital
Pemkab Humbang Hasundutan Edukasi Keuangan dan Budaya Menabung Sejak Dini bagi Siswa SMP
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:43 WIB

Pemkab Toba Memberikan Bantuan Pendidikan Bagi 23 Siswa yang Masuk SMA Unggul

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:53 WIB

Sat Binmas Polres Touna Latih PBB dan Bina Polisi Cilik di Sekolah Rakyat Tojo Una-Una

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:32 WIB

Budayakan Malu, Stop Buang Air Besar Sembarangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:13 WIB

Perkuat Pelayanan Kesehatan, Pemkab Humbahas Jalin Kerja Sama dengan RS Columbia Asia Medan

Senin, 25 Mei 2026 - 20:30 WIB

Cegah Perundungan Sejak Dini, Polsek Weleri Gelar Penyuluhan Anti-Bullying di SD N 1 Penyangkringan

Berita Terbaru