Humbahas-SUMUT | Sangkakala.tv –
Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) di rencanakan akan di bangun dengan Sumber Dana dari APBD Kab Humbang Hasundutan Tahun 2022.
Total keseluruhan anggaran termasuk fasilitas yang akan di kucurkan Pemkab Humbahas sekitar Rp 14 Miliar.
Hal ini di sampaikan Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE, pada jumpa pers terkait Mal Pelayanan Publik yang pertama sekali di bangun di Propinsi Sumatera Utara. Pada hari Selasa 21/12/2021.
Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE menjelaskan ; dengan berdirinya Mal Pelayanan Publik agar dapat tidak ada celah lagi serta memutus percaloan.
Lanjut Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE, ada sekitar 25 instansi di kumpulkan di Mal Pelayanan Publik (MPP) dan baru pertama sekali di Sumatera Utara.
Kasie Pembangunan Infrastruktur dan UTILITas Kawasan Permukiman, Samuel Hendra H D Butarbutar ST.MM, ketika di temui wartawan di ruang kerja nya mengatakan ; Pembangunan Mal Pelayanan Publik akan di bangun di lokasi lahan seluas lebih kurang 1000 M2, yang bersumber dari APBD Kab Humbahas Thn 2022, dengan Pagu Anggaran Rp 8.000.000.000,- (delapan miliar rupiah).
Program Mal Pelayanan Publik di anggap jauh lebih baik karena langsung di tempat termasuk pembayaran langsung di tempat, ” ujar Samuel Butarbutar.

Instansi yang di rencanakan akan bergabung di MPP antara lain : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas PKP, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Ketenaga Kerjaan, Dinas Perhubungan, Badan Pengelola Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah, UPT Spam, Samsat, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, BPN, Kantor Urusan Agama, Imigrasi, Perpajakan, PerBankan, Telkom, PLN, dan instansi pelayanan publik lainnya.
MPP Kab Humbahas yang di kelola Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu yang bercirikan adanya akuntabilitas dan responsibilitas dalam pemberian pelayanan aparatur sipil negara sesuai standart pelayanan, ” ujar Samuel.
Kemudian Samuel Butarbutar menambahkan, dengan adanya MPP di harapkan pelayanan akan menjadi efektif, sederhana, jelas dan transparan, keterbukaan, efisiensi, ketepatan waktu, responsif, adaptif terintegrasi dan dapat diakses secara online dan ofline.
Terus ciptakan kemudahan aksesibilitas, kenyamanan dan kecepatan dalam pelayanan publik. Konsolidasi, kolaborasi, dan sinergi antar instansi dinas dan pemerintah daerah lain serta dengan dunia usaha harus senantiasa diperkuat agar pelayanan publik menjadi lebih adaptif dan berdaya saing,” pungkas Samuel Butarbutar.
Samuel Butarbutar menerangkan MPP dapat meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Humbang Hasundutan secara kusus dan nasional. (Charles)








