HUMBAHAS || SANGKAKALA 7 –
Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah, Ricardo Lumban Toruan, membantah Issu yang beredar di masyarakat Humbahas.
Ricardo Lumban Toruan Kabid Kebersihan dan Pengelolaan Sampah, saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan ; Tidak benar issu yang mengatakan Dinas Kebersihan Kabupaten Humbang Hasundutan tidak dibayarnya honor Tenaga Harian Lepas (THL), jelas Ricardo.
Lanjut Ricardo, honor tenaga harian lepas di Dinas Kebersihan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) telah menerima untuk Tahun Anggaran 2020-2021.
Pembayaran honor THL di bayarkan dengan transfer langsung ke rekening masing-masing pekerja, tegas Ricardo Lumban Toruan selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) kepada wartawan.
Kemudian Ricardo Lumbantoruan menjelaskan, Dinas kebersihan telah mengeluarkan Penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), maka otomatis gaji mereka sudah langsung di transferkan ke rekening masing-masing pekerja.
” Tidak benar itu issu, sudah kita bayarkan honor tenaga harian lepas dan tidak mungkin lah kita tidak membayar upah mereka, karena dibayar langsung ke rekening masing-masing. ” Jelas Ricardo. Pada Selasa 18/01/2022.

Ricardo menambahkan, tenaga harian lepas sebagai garda terdepan di bidang kebersihan Kab Humbang Hasundutan yang berjumlah 85 orang dan semuanya pekerja telah memiliki BPJS Ketenaga Kerjaan, BPJS Ketenaga Kerjaan di berikan untuk melindungi tenaga kerja dari kecelakaan kerja, ” lugasnya.
Seluruh tenaga harian lepas di sebar di 10 kecamatan, di titik strategis termasuk dipusat pusat kota terutama di kota Doloksanggul.
” Jadi, rekan kita yang tenaga harian lepas sifatnya dibayarkan sesuai volume kerja, artinya kalau dia tidak masuk atau berhalangan maka bisa digantikan oleh orang lain yang dia hunjuk sendiri mengganti pekerjaanya hari ini, dan esoknya bisa bekerja atau ketika tidak ingin bekerja lagi bisa juga langsung off (tidak bekerja) lagi kapan saja, ” tambahnya.
Ditanya soal program yang saat ini di galakkan, Ricardo mengaku sesuai dengan arahan Bupati agar selalu benar-benar terwujud Kota Besih di Kab Humbang Hasundutan, dan untuk berupaya untuk mencapai target pembersihan sampah di setiap hari.
“Dengan optimalnya pekerja kebersihan kita setiap hari, inilah pundasi awal sekali pun itu langkah sulit, tetapi tidak menutup kemungkinan kita bisa wujudkan Kab Humbang Haasundutan mencapai kota Adipura, ” ujar Ricardo.
(Charles)








