KAB.BEKASI | Sangkakala TV –
Dalam rangka mewujudkan sinergitas bersama unsur Muspika, Koramil 01/Tambun laksanakan rapat minggon tingkat Kecamatan Tambun utara, di ruang Kecamatan
Jl. Sriamur No.43, Desa Sriamur, Kec.Tambun Utara,Kabupaten Bekasi.
Rapat minggon di hadiri oleh ;
H.Najmuddin S.ag.M.si Camat Tambun Utara ,Danramil 01 Tambun Diwakili Pelda Ali Asfuri, Wakapolsek Tambun, Kapuskes,Kepala BPP,Kepala KUA,Kepala Upt Kb,kades dan Ketua BPD sekecamatan Tambun Utara.
Dalam rapat tersebut, para unsur muspika yang hadir, turut menyampaikan hal-hal terkait dengan program Kamtibmas, program kerja dan penanganan Covid-19 di wilayah Kecamatan Tambun utara.
Dalam sambutan H.Najmuddin S.ag.M.si Sebagai Camat Tambun utara, menekankan pentingnya menjaga Protokol Kesehatan,Khususnya melaksanakan 3M.
” Dengan situasi saat ini bahwa Covid-19 masih tetap harus diwaspadai penyebarannya, kita wajib tetap mentaati protokol kesehatan, khususnya melaksanakan 3 M(Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Memakai Masker) untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19″, ungkapnya Camat.
” Perlu kesadaran dan tak henti-hentinya melakukan sosialisasi kepada Masyarakat supaya tetap taat protokol kesehatan, selalu hindari kerumunan untuk kepentingan kita bersama”tegas Camat.
Pelda Ali Asfuri, Koramil 01/Tambun dalam sambutannya, juga menghimbau supaya tetap taat protokol kesehatan, kami dari Koramil 01 Tambun terus bersinergi bersama forkominka untuk membangun masyarakat yang lebih Maju.
” Kita harus tetap taat Protokol kesehatan, dan tetap sosialisasikan perpanjangan ppkm yang diterbitkan Bupati Bekasi H.Eka Supriatmaja melalui Perbup” terangnya.
“Mengingat bahwa sampai saat ini masih naik turun, belum aman. Apalagi Kecamatan Tambun utara, yang pasti perlu pengendalian dan penanganan, melaksanakan 3 M itu kewajiban, termasuk jangan berkerumun, karena kerumunan akhir-akhir ini sudah jadi sorotan seperti di media Televisi dan online, kerumunan harus dibubarkan untuk cegah covid-19”, terang Babinsa.
” Sesuai Surat Edaran(SE) sudah jelas semua elemen Masyarakat harus patuhi protokol kesehatan,iya.., peraturan ini cukup ketat, untuk penyelenggaraan kegiatan apapun yang mengundang keramaian,tegas babinsa Pelda Ali Asfuri

Sebelum menutup acara, H.Najmuddin S.ag.M.si, juga menyampaikan kepada para Kepala Desa pentingnya membuat laporan-laporan.
“Kepada rekan-rekan Kepala Desa disini disampaikan pentingnya membuat laporan-laporan, ini sekedar mengingatkan para kepala desa karena nanti bulan Desember merupakan akhir tahun, jadi supaya memulai penyusunan laporan,baik terkait perubahan anggaran juga hal-hal lain terkait penyelenggaraan pememerintahan desa sesuai aturan yang berlaku, termasuk Pelayanan Publik di kecamatan Tambun utara, pelaksanaannya harus bersinergi. Pengaduan masyarakat jangan sampai ada permasalahan dalam pelayanan, tutur Camat.
Sementara dari Polsek Tambun,yang diwakili Wakapolsek AKP ELMAN, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan.
“Kami hanya menekankan dengan siatuasi saat ini, mari Kita tetap jaga persatuan dan kesatuan, jangan terprovokasi oknum ormas-ormas luar, harus dihalau, itu tugas koramil dan polsek beserta Masyarakat” ucapnya Aiptu Rusyandi.
Dadang”, mewakili UPT Pendidikan Kecamatan Tambun utara,dalam sambutan nya tentang Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka saat April 2021 ini
” Pembelajaran Tatap Muka April 2021 ini harus tetap memperhatikan protokol kesehatan,sebab Pembelajaran Jarak Jauh(PJJ) baik secara daring dan lainnya setelah di evaluasi bahwa tingkat efektifitasnya kurang, tapi apa boleh buat daripada anak-anak tidak bisa belajar, sebab Pembelajaran Jarak Jauh hanya dijejali cognitif pengetahuan, sementara perlu diketahui sikap dan juga keterampilan putra putri kita” ucapnya Dadang.
“Kepada Masyarakat melalui Camat dan juga para Kepala desa, karena ini tanggung jawab kita bersama tentang dunia pendidikan dan juga tidak terlepas dari tanggung jawab orangtua dengan adanya wacana Belajar Tatap Muka,di April 2021 ini, mudah-mudahan bisa terlaksana dengan ketentuan yg akan diatur lebih detail lagi dengan maksimal 50 persen bisa tetap patuhi protokol kesehatan, khususnya Pendidikan Dasar(Dikdas), jadi dimohon kerjasamanya” tutupnya Indra. (Wiro)








