Home / TNI

Sungai Citarum Harus Diselamatkan, Agar Masyarakat Kembali Pada Nilai-nilai Luhur Budaya Yang Telah Membangun Peradaban.

- Redaktur

Kamis, 10 Februari 2022 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv
Pentingnya mengembalikan Sungai Citarum sebagai jalan peradaban masyarakat Jawa Barat dengan seluruh tradisi kebudayaan. Citarum harus diselamatkan agar masyarakat kembali pada nilai-nilai luhur budaya yang telah membangun peradaban.

Seperti halnya Babinsa Koramil 13 Kedungwaring Sertu Purwanto bersama warga melakukan pembersihan sungai.
Babinsa Sertu Purwanto menjelaskan, program citarum harum adalah program presiden untuk menormalisasi sungai Citarum yang mengalami pendangkalan, serta pelaksanaan teknis pengerjaannya sudah dikerjakan sejak tahun lalu dan beberapa bulan ini, melibatkan unsur terkait seperti Satgas Citarum Harum dan BBWSC, ” katanya Purwanto.

Saat terpantau oleh awak media kegiatan tersebut berlangsung di wilayah Sub 4 Sektor 20 Kp.Kedunggede Rt 011/ 04, Desa Kedungwaringin Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi. Pada Kamis 10/2/2022.

Dengan Material/alat perlengkapan seadanya berupa
Cangkul, Parang Golok, Sabit, Sapu lidi, Sarung tangan. Babinsa Sertu Purwanto bersama warga melakukan pembersihan bantaran sungai sejauh 200 meter.

Kegiatan rutinitas membersihkan sampah dan eceng gondok agar tidak menumpuk dan menghambat air mengalir di anak sungai Kedungwarigin, sehingga air tidak tertahan oleh sampah dan eceng gondok disatu titik, guna memudahkan aliran air anak sungai Irigasi menjadi lancar, ” ujar Purwanto kepada awak media.

Di tempat terpisah, Danramil 13 Kedungwarigin Kapten Inf Rio Sitompul menyampaikan bahwa Sungai Citarum yang merupakan sungai terpanjang di Jawa Barat adalah merupakan bagian dari peradaban nasional yang menyangkut hajat hidup orang banyak, sehingga dampak dari terjadinya pencemaran Citarum akan menjadi sangat serius karena selain menyebabkan banjir juga akan menjadi polusi serius, akibat dari berbagai limbah termasuk kimia beracun dari industri yang sangat berbahaya bagi kehidupan masyarakat sekitarnya.” Papar Danramil.

Lebih tepatnya Danramil berharap, dengan adanya kegiatan yang dipelopori oleh Babinsa itu nantinya bisa menciptakan gotong-royong ditengah masyarakat. “Tujuan kita, supaya gotong-royong bisa terwujud di kalangan masyarakat, ” pungkasnya Danramil.

(Wr)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KSAD Ziarah ke Toba, Bupati Effendi Napitupulu Sampaikan Terima Kasih atas Program Bakti Karya TNI AD untuk Rakyat
Kunjungan Kerja Pangdam I/Bukit Barisan Disambut Bupati Humbahas di Tapanuli Utara
BNN Donggala Jemput Bola Berikan Penyuluhan Tentang Bahayanya Narkoba, Di SMP Negeri 5 Sirenja
“Ketua Umum PP Pencak Silat Militer, Kukuhkan Pengprov PSM Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat di Palu”
Penutupan TMMD ke-128 di Cigudeg, Sinergi TNI dan Pemkab Bogor Percepat Pembangunan Desa
Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumdis Danramil 05 Doloksanggul
Bupati Humbahas bersama Dandim 0210/TU Resmikan Jembatan Bailey “Aek Uram”, Bisa Dilintasi Tank TNI
Kodim 0416/Bute, Polres Bungo dan BPBD Evakuasi Korban Longsor di Dusun Empelue, Polres Bungo dan BPBD Evakuasi Korban Longsor di Dusun Empelu ada
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:05 WIB

KSAD Ziarah ke Toba, Bupati Effendi Napitupulu Sampaikan Terima Kasih atas Program Bakti Karya TNI AD untuk Rakyat

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:34 WIB

Kunjungan Kerja Pangdam I/Bukit Barisan Disambut Bupati Humbahas di Tapanuli Utara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:46 WIB

BNN Donggala Jemput Bola Berikan Penyuluhan Tentang Bahayanya Narkoba, Di SMP Negeri 5 Sirenja

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:55 WIB

“Ketua Umum PP Pencak Silat Militer, Kukuhkan Pengprov PSM Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat di Palu”

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Penutupan TMMD ke-128 di Cigudeg, Sinergi TNI dan Pemkab Bogor Percepat Pembangunan Desa

Berita Terbaru