KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv –
Forkopimda Kabupaten Bekasi Menjelang Hari Raya Idul Fitri yang tinggal menghitung hari, menggelar rapat koordinasi sinkronisasi pelaksana daerah tingkat Kabupaten Bekasi.
Rapat Koordinasi Sinkronisasi Pelaksana Daerah Tingkat Kabupaten Bekasi tersebut berlangsung di Hotel Primebiz Cikarang, Jalan Raya Cikarang-Cibarusah, No.18, Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis 21/4/2022.
Rapat tersebut di mulai dengan
menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan rapat koordinasi secara resmi di buka oleh Drs. H. Juandi, Msi Kakesbangpol Kabupaten Bekasi.
Acara rapat tersebut dihadiri oleh
HM. BN. Holik Qodrarullah, SE, M.Si Ketua DPRD Kab. Bekasi, H. Achmad Marjuki, SE. MM (Plt. Bupati Bekasi), Kombes Pol Gidion Arif Setyawan (Kapolres Metro Bekasi), Letkol Inf. M. Horison Ramadhan (Dandim 0509/Kab.Bekasi), Ricky Setiawan Anas, SH. MH (Kajari Kab. Bekasi), Eddy Daulata Sembiring, SH, MH (Ketua PN.Cikarang), H. Atohillah Mursid (Ketua FKUB Kab. Bekasi) Drs. H. Juandi, Msi (Kakesbangpol Kab. Bekasi), Dinas terkait Tingkat Kab. Bekasi, Para Toga dan Tomas Kabupaten Bekasi.
H. Achmad Marjuki, SE. MM Plt. Bupati Bekasi dalam sambutan mengatakan, Yang kami hormati Ketua KPU, Bawaslu, FKUB FKDM dan para tokoh masyarakat, pada acara hari ini sesuai tema Sinkronisasi Pelaksanaan Kebijakan Daerah Menciptakan Kondusifitas di Wilayah Kab. Bekasi, apabila dilihat dari masyarakatnya sudah kondusif maka semua akan berjalan dengan baik, oleh karena itu mari kita bina kekompakan dan solidaritas antar masyarakat dan antar pemeluk agama, sehingga tidak terjadi perpecahan di wilayah kita.
Tahun ini dan tahun depan sudah masuk tahun politik, saya berharap kita tetap dapat menjaga kerukunan kekompakan antar umat beragama, saya harap hal tersebut dapat kita kerjakan semua sehingga mendapatkan hasil yang terbaik, ” ujar Marjuki.
Selanjutnya Kombes Pol Gidion Arif Setyawan (Kapolres metro Kabupaten Bekasi) pada kesempatan yang sama menyampaikan ; Ini surprise buat kami dan Dandim karena tadi dalam perjalanan saling menanyakan apakah akan menjadi pembicara atau kita hanya datang sebagai undangan saja.
Saya menyampaikan sesuai Tupoksi saya, setelah dijalani beberapa bulan di Kabupaten Bekasi ini cukup menarik semua bergerak bersama di Kabupaten Bekasi yg sedang berkembang, Pandemi Covid-19, Dinamika Sosial, Euvoria merayakan hari raya Idul Fitri, dan Karakteristik Anak Muda, ” ungkap Kapolres.
Pandemi Covid-19 saat ini sedang hadapi pandemi Boster yang sedang ramai orang mencari vaksin Boster untuk keperluan mudik, menurut saya sehat boster adalah untuk kesehatan.

Dinamika anak muda sangat spesifik ancaman dan kerawanannya yang terjadi ditimbulkan dari anak muda seperti contoh sedang maraknya perang sarung kami sedang berusaha merubah perang sarung menjadi balap karung.
Kami tidak bangga menghukum anak muda. Saat ini kelompok anarko yang sedang berkembang. Anarko adalah sekelompok anak muda yang punya ide kreatip dan merasa disingkirkan, sehingga menjadi bahaya jika sudah berkumpul.
Harapan saya sebelum memasuki lebaran Perlu disiapkan kesehatan dan keamanan berkendaraan, untuk pam lebaran pokdar pemuda NU dan Muhamadiaya dan kelompok lainnya, tentu jika ini diwadahi kita bisa rangkul Kesbang akan lebih baik,” Papar Kapolres .
Kemudian Dandim 0509 Letkol Inf MH Ramadhan mengatakan, Pertama kami memperkenalkan diri, kami berdinas di Kabupaten Bekasi baru satu setengah bulan menjabat sebagai Dandim.
Untuk pelaksanaan Pengamanan Hari Raya ada 12 pospam/pos Pelayanan yang tergelar untuk memfasilitasi masyarakat dalam pelaksanaan perjalanan mudik menyambut hari raya idul fitri dan kami akan membantu Polres dalam pelaksanaanya, “tutur Dandim.
Kajari Kabupaten Bekasi
Ricky Setiawan Anas, SH. MH, mengatakan, kami di Forkopimda baru kurang lebih 8 bulan tetapi menjadi yang paling senior/lama di Forkopimda .
Selama 8 bulan ini saya menjadi Kejari bahwa disini tingkat kejahatan dari anak muda diantaranya tauran pencabulan dan narkotika sangatlah tinggi.
Saya meminta bantuan sekalian untuk memberikan masukan terkait kondisi dilingkungan masing-masing, ” Pinta Kejari.
Sedikit saya ceritakan ; Ada modus baru karena membawa sajam terkena hukuman bawa sajam, mereka buat senjata baru sarung yang diisi batu sehingga dapat digunakan sebagai senjata yang mengerikan. Jika kejadian ini tetap berlangsung kami akan memberikan hukuman berat bagi anak dibawah umur untuk memberikan efek jera.
Kemudian HM. BN. Holik Qodrarullag, SE, M.Si (Ketua DPRD Kab. Bekasi) dalam acara rapat tersebut mengucapkan ; Maaf atas keterlambatan karena jalan macet dan inilah yg sekarang kita sadari jika macet kondisi ekonomi sudah mulai membaik, pada masa pandemi pendapatan global menurun antara 6.9 Sampai 6.6 persen yang di akibatkan oleh Virus Covid.
Masa jabatan Bupati yang hanya tinggal sebentar jangan dijadikan krisis kepemimpinan, sehingga menimbulkan rasa takut dan saling curiga, ini patut kita sadari menjelang 30 hari masa berakhirnya jabatan Bupati, harus kita umumkan dalam Rapat Paripuran.
Karena itu sudah menjadi peraturan undang undang dan itu tidak ada dampak buat Haji Marjuki yang kita tau turun dalam setiap bidang dan kita harus bangga,” kata Kholiq sambil menutup Rapat Koordinasi Sinkronisasi pelaksanaan daerah.
(KP.011)







