HUMBAHAS | Sangkakala7.tv –
Kepala Bidang Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) di Kabupaten Humbang Hasundutan di pimpin Astri Sitompul. Jumat (19/08/2022).
Berdasarkan issu yang berkembang, wartawan melakukan pantauan terhadap Kabid BPBD Kabupaten Humbahas yang jarang masuk kantor.
Atas kekecewaan tersebut, di harapkan Bupati Humbahas Dosmar Banjar Nahor SE mengevaluasi kembali Jabatan yang di emban Astri Sitompul Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Humbahas.
Beberapa media hendak mengkonfirmasi terkait beberapa alat berat asset BPBD yang terlihat mangkrak di salah satu gudang, di duga biaya perawatan alat berat di duga tidak di manfaatkan untuk perawatan alat berat.
Dugaan biaya perawatan barang habis pakai diantaranya ;
1. Minyak Pertalite 50 liter X @ Rp. 8.700, = Rp. 435.000,-
2. Oli Gemuk 60 kg X @ Rp. 53.550, = Rp. 3.213.000,-
3. Oli Hidrolik 270 Liter X @Rp. 83,000, = Rp 22.400,000,-
4. Oli Mesin 153 Liter X @ Rp. 70.000, = Rp.10.500.000,-
5. Minyak Solar 17.000 Liter X @Rp.5.150, = Rp 87.550.000,-
Assisten I Pemerintahan, Maden Sihombing di temui di ruang kerjanya menjelaskan sangat di sayangkan informasi yang di terimanya.
“Jika hal itu terjadi dan kenapa dibiarkan adanya pegawai yang seperti itu, lebih dahulu ditanyakan sama pimpinan kantornya, “katanya.
Ditambahkannya, mengapa perbuatan yang selama ini dan berlarut-larut tidak ada tegoran dari pimpinannya.
“Apakah sudah diingati atau belum, jika hal itu sudah berulang-ulang diingatkan tentunya pimpinan kantornya harus melaporkan dan menyurati ke Kepegawaian Daerah dan Inspektorat Kabupaten Humbahas, “ujarnya.
(KB-061)








