Alam Yang Rusak Akan Membawa Dampak Yang Buruk Bagi Manusia

- Redaktur

Senin, 26 September 2022 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv –
Adikarya Parlemen :

Irpan Haeroni SE, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menyelamatkan ekosistem alam serta menjadikan konservasi sebagai gaya hidup sehari-hari.

Alam yang rusak akan membawa dampak yang buruk bagi manusia. Sehingga pelestarian alam menjadi hal yang wajib.
Kegiatan sehari-hari bisa kita lakukan untuk mendukung konservasi alam, seperti mengurangi penggunaan plastik, membawa tumbler dan membuang sampah pada tempatnya,”tambah Irpan.

Program ini untuk mendukung program penanaman trembesi, konservasi di sekitar pantai, dan juga konservasi hutan.
Bukan hanya secara lingkungan saja, namun juga untuk sosial dan ekonomi.

“Dengan manfaat yang tinggi kita berupaya melestarikan mangrove bahkan pada area yang bagus dan cocok sebagai area mangrove. Kita usahakan untuk rehabilitasi, ” ucap Politisi Partai Gerindra, pada hari Minggu 25/09/2022.

“Bersama-sama melestarikan mangrove, karena kita sadar manfaatnya sangat penting bukan hanya sosial, tetapi juga nilai ekonomi dan lingkungan.”

Hutan Mangrove memiliki fungsi besar bagi lingkungan hidup yakni :
– menjaga garis pantai agar tetap stabil.
– Melindungi pantai dan sungai dari erosi serta abrasi
– Tempat hidup biota laut untuk berlindung dan mencari makan.
– Menahan tiupan angin kencang dari laut ke darat.
– Mengendalikan perubahan iklim.

“Pelestarian kawasan mangrove bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Daerah, tetapi menjadi kewajiban seluruh elemen masyarakat dan stakeholders untuk turut serta melakukan upaya pelestarian, ” tutup Irpan.

(R-001)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Indahnya Toleransi Kerukunan dan Kebersamaan antar Umat Beragama
Prestasi Olahraga Harus Dibangun Diatas Ekosistem yang Solid, Mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan, Riset dan Inovasi
Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan
Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana
IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius
Ketua DPRD Parulian Simamora Pimpin Rapat Paripurna Perubahan APBD Humbahas 2026
Pemkab dan DPRD Kabupaten Toba Tandatangani Persetujuan Ranperda P.APBD 2026
Pendidikan Pemberdayaan Remaja dan Perempuan Dibutuhkan Untuk Memberikan Pengetahuan dan Keterampilan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 22:50 WIB

Indahnya Toleransi Kerukunan dan Kebersamaan antar Umat Beragama

Kamis, 10 September 2026 - 13:26 WIB

Prestasi Olahraga Harus Dibangun Diatas Ekosistem yang Solid, Mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan, Riset dan Inovasi

Selasa, 8 September 2026 - 11:24 WIB

Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan

Minggu, 6 September 2026 - 16:33 WIB

Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana

Jumat, 4 September 2026 - 20:15 WIB

IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius

Berita Terbaru

Pemerintahan

Tekan Inflasi, Pemkab Tapteng Gelar Pasar Murah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:49 WIB