Kelompok Usaha Bersama Harus Berinovasi Dan Kolaborasi

- Redaktur

Selasa, 27 September 2022 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv –
Adikarya Parlemen :

Konsep pemberdayaan masyarakat dengan sistem pengelolaan Kelompok Usaha Bersama (KUB) sukses mengembangkan usaha.

Irpan Haeroni SE, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat mengatakan, Kelompok Usaha Bersama bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota, menambah wawasan dan keterampilan anggota, membangun usaha bersama demi kepentingan anggota, Selasa 27/09/2022.

Ada beberapa manfaat yang diperoleh ketika membentuk sebuah KUB.
3 manfaat pembentukan KUB yakni :
1. Peningkatan pendapatan anggota KUB
2. Pengembangan usaha
3. Peningkatan kepedulian dan kesetiakawanan sosial diantara anggota KUB dan masyarakat sekitar.

Program ini bersifat mandiri, dan peran penyuluh sangat penting untuk memberikan laporan rutin terkait perkembangan KUB.

Lanjut Irpan Haeroni, Kelompok Usaha Bersama harus berinovasi dan kolaborasi, untuk dapat tumbuh dan berkembang dalam skala kelas usaha. Untuk menjamin usaha KUB dapat berkelanjutan dan sangat diperlukan pendampingan dari pihak Bank.

KUB memiliki manfaat tersendiri, yakni penguatan diri dan manajemen usaha dengan memanfaatkan teknologi dalam berbisnis, khususnya teknologi informasi.

Hal tersebut bermanfaat bagi para KUB dalam memanajemen usahanya, di sisi lain juga bisa memanfaatkan teknologi untuk memasarkan produk ataupun sejenisnya,”pungkas Irpan.

Dinas terkait dapat memberikan fasilitas untuk para kemitraannya yang berlandaskan prinsip bisnis yang saling percaya, saling menguntungkan, dan saling menghargai.

(R-001)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Indahnya Toleransi Kerukunan dan Kebersamaan antar Umat Beragama
Prestasi Olahraga Harus Dibangun Diatas Ekosistem yang Solid, Mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan, Riset dan Inovasi
Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan
Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana
IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius
Ketua DPRD Parulian Simamora Pimpin Rapat Paripurna Perubahan APBD Humbahas 2026
Pemkab dan DPRD Kabupaten Toba Tandatangani Persetujuan Ranperda P.APBD 2026
Pendidikan Pemberdayaan Remaja dan Perempuan Dibutuhkan Untuk Memberikan Pengetahuan dan Keterampilan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 22:50 WIB

Indahnya Toleransi Kerukunan dan Kebersamaan antar Umat Beragama

Kamis, 10 September 2026 - 13:26 WIB

Prestasi Olahraga Harus Dibangun Diatas Ekosistem yang Solid, Mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan, Riset dan Inovasi

Selasa, 8 September 2026 - 11:24 WIB

Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan

Minggu, 6 September 2026 - 16:33 WIB

Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana

Jumat, 4 September 2026 - 20:15 WIB

IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius

Berita Terbaru

Pemerintahan

Tekan Inflasi, Pemkab Tapteng Gelar Pasar Murah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:49 WIB