KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv –
Pemerintahan Cikarang Barat bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, menggelar rapat pembentukan pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Tingkat Kecamatan Cikarang Barat, di Ruang Aula Kecamatan Cikarang Barat, Senin (26/9/2022).
Rapat Kordinasi dan pembentukan pengurus FPRB Kecamatan yang di hadiri langsung Ketua Pengurus FPRB Kabupaten Bekasi dr Tuty Nurcholifah Yasin, bersama Sekretaris Iwan Setiawan, Kasi Pemerintahan Cikarang Barat Eso Juarsa mewakili Camat Cikarang Barat sebagai tuan rumah pelaksana kegiatan, dengan melibatkan 10 perwakilan Pemerintahan Desa 1 Kelurahan dan elemen masyarakat yang ada di Kecamatan Cikarang Barat.
Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) merupakan forum tempat bertemunya atau wadah tempat berkumpulnya para element masyarakat, baik pemerintah, individu maupun lembaga yang mempunyai perhatian dan kepedulian yang sama terhadap agenda pengurangan resiko bencana di Kabupaten Bekasi
Usai melakukan uraian pemaparan, maksud dan tujuan kegiatan dilanjutkan dengan pemilahan Ketua FPRB Kecamatan Cikarang Barat.

Berdasarkan Hasil Rapat Kordinasi dan pembetukan pengurus yang didasari musyawarah mufakat yang dilakukan oleh seluruh elemen lintas Kecamatan Cikarang Barat
Bang Sanin, delegasi Ormas Pemuda Panca Sila terpilih asecara pemilihan berdasarkan asas musyawarah untuk mufakat menjadi Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) kecamatan Cikarang Barat
Ketua Pengurus FPRB Kabupaten Bekasi dr Tuty Nurcholifah Yasin menyampaikan, bahwa pembentukan FPRB Tingkat Kecamatan menjadi peran penting dalam melaksakan manajemen pra bencana.
“Terbentuknya forum FPRB pada hari ini adalah sebagai wadah partisipasi seluruh elemen masyarakat yaitu pemerintah, dunia usaha, pendidikan, media dan komunitas peduli lingkungan, yang kita himpun bersama agar memiliki rencana bersama dalam rangka pengurangan resiko bencana di wilayah Kabupaten Bekasi,”ucapnya
Lebih lanjut dr.Tuty Yasin mengatakan bahwa pembentukan forum FPRB berdasarkan amanah Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
“Untuk tahun ini kita fokus kepada pembentukan karena memang forum ini sudah lama dari mulai undang-undang ini keluar 10 tahun yang lalu baru kali ini kita akhirnya bisa menggolkan membetuk FPRB di tingkat Kabupaten bisa terbentuk, terus kemudian kecamatan juga kita mulai bentuk, nah nanti rencana nya tahun depan bisa running seperti apa ?, “salah satunya pendikan atau pelatihan dasar evakuasi kepada masyarakat sehingga masyarakat itu tidak bingung ketika terjadi bencana, jadi kita lebih ke pra bencana gitu.”

Dan juga Para Pengurus FPRB tingkat Kecamatan ini akan memiliki tujuh bidang sesuai bidangnya dan nanti para pengurus tersebut akan menentukan titik-titik penting itu, sehinga FPRB ini berada di tengah-tengah membantu pemarintahan kecamatan agar kedepan ada bencana ataupun ada kesulitan yang memang harus kita siapkan sebelum terjadinya bencana kita dapat antsipasi dengan baik dan tepat, pungkasnya
Sementara itu ketua FPRB Kecamatan Cikarang Barat terpilih, Bang Sinan berharap setelah terbentuk, FPRB menjadi satu keluarga yang solid dengan saling bersinergi bekerjasama satu tujuan.
Niati untuk sosial kemanusiaan, karena kita dalam melaksakan kegiatan sosial ini maka tidak ada rasa yang lebih dan semua sama untuk saling melengkapi,” ujarnya.
Lebih jauh dia berharap kepada seluruh relawan di Kecamatan Cikarang Barat untuk merapatkan barisan, membuat komitmen kuat serta bersama-sama kita harus lebih maju lagi agar kedepan organisasi kita FPRB Cikarang Barat menjadi tolak ukur atau percontohan dari 23 Kecamatan bagaimana kita bentuk dengan kerjasama tim yang Solid sekalipun tidak mudah namun kita pelan-pelan bertahap, sehingga kedepanya menjadi yang terbaik seperti itu harapan saya”, tutupnya.
(KB-017)








