KAB. BEKASI || SANGKAKALA 7 –
Adikarya Parlemen :
Irpan Haeroni SE, Anggota Komisi ll DPRD Provinsi Jabar.
Membangun Indonesia di butuhkan sikap kebersamaan dan mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara.
Irpan Haeroni SE, Anggota Komisi ll DPRD Provinsi Jabar, menegaskan, Kebersamaan seluruh anak bangsa dan komponen bangsa, dengan semangat gotong royong akan memperkuat bangsa dan negara Indonesia dalam menghadapi tantangan apapun dan menjadi kekuatan nasional dalam membangun Indonesia yang sejahtera, maju dan berkepribadian, ” tegas Irpan, Senin 31/10/2022.
Pemerintah melindungi rakyat, mensejahterahkan rakyat, mencerdaskan rakyat, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia, harus dapat terus dijalankan, sebagaimana yang diamanatkan di dalam konstitusi negara, UUD Tahun 1945.
Irpan Haeroni mengatakan, penanggulangan kemiskinan, pemerataan pembangunan, peningkatan SDM, reformasi birokrasi, pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, merupakan agenda nasional yang harus tetap dapat dijalankan secara optimal.
Perekonomian Indonesia menghadapi sejumlah permasalahan, di antaranya tingginya harga beberapa kebutuhan pokok rakyat seperti minyak goreng, cabai, bawang putih dan lainnya. Persoalan tersebut tentu cukup menjadi perhatian bersama.
Indonesia mempunyai potensi basis ekonomi nasional yang kuat karena jumlah UMKM terutama usaha mikro yang sangat banyak dan daya serap tenaga kerja sangat besar.
Irpan Haeroni, politisi dari Partai Gerindra mengajak kepada masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Provinsi Jawa Barat, untuk tetap optimistis dan terus menggalakkan roda perekonomian dengan mencintai produk-produk UMKM buatan anak bangsa.
UMKM merupakan bagian dari perekonomian nasional yang berwawasan kemandirian dan memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
UMKM memiliki peran yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi negara.
Usaha ini juga terbukti kuat dalam menghadapi krisis ekonomi. Usaha mikro juga mempunyai perputaran transaksi yang cepat, menggunakan produksi domestik dan bersentuhan dengan kebutuhan primer masyarakat.
(R-001)










